WartaGlobal Bali. Id
Jungut Batu, Bali – Pada 27 Maret 2025, gelombang ceria menyelimuti pelabuhan penyeberangan menuju Kusamba meskipun hari Raya Nyepi kian dekat. Wayan Surya, sosok ramah dari Dinas Perhubungan Jungut Batu, mengamati bahwa jumlah penumpang menuju Kusamba tetap stabil. "Seperti biasa, arus mudik kali ini tidak menunjukkan lonjakan seperti sebelumnya. Cuaca pun bersahabat, sangat mendukung perjalanan kita hari ini," jelasnya dengan senyuman.
Minggu lalu, purnama kasanga sempat membuat ombak sedikit lebih menggigit. Namun, Surya dan timnya tidak membiarkan hal itu mengganggu keselamatan penumpang. "Kami selalu waspada. Setiap saat, kami memantau kondisi cuaca dan gelombang agar semua perjalanan berlangsung lancar dan aman," ujarnya. Saat itu, angin dan hujan sempat membuat resah, tetapi kini, langit tampak cerah, memberi harapan baru bagi penyeberangan.
Namun di balik keindahan laut, ada tantangan yang harus dihadapi. Surya dengan penuh kepedulian menyebutkan soal sampah kiriman dari laut akibat cuaca buruk yang lalu. Tim kebersihan pelabuhan kini bekerja keras, saling bahu membahu untuk menjaga kebersihan tempat ini. "Kami ingin Jungut Batu tetap menjadi wajah indah, terutama saat perayaan yang sarat makna seperti Nyepi. Memelihara lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama," tutupnya. Dalam momen spiritual ini, semangat kebersamaan untuk menjaga alam sangat terasa di setiap sudut pelabuhan. (Red Witanto)
KALI DIBACA