Made Supartha Turun ke SPBU Tabanan, Soroti Pemerataan Distribusi BBM bagi Masyarakat - Warta Global Bali

Mobile Menu

Klik

Raning Taxt Berita

Memuat berita...

More News

logoblog

Made Supartha Turun ke SPBU Tabanan, Soroti Pemerataan Distribusi BBM bagi Masyarakat

Saturday, 17 October 2026
Foto istimewa



TABANAN, Terdampak antrean panjang kendaraan akibat persoalan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terbatas, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali, Dr. I Made Supartha, S.H., M.H sudah sempat turun memantau situasi sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU),  Sabtu (17/10/2026). 

"Selain melihat panjangnya antrean, juga langsung memantau ketersediaan BBM di sejumlah SPBU. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kekurangan pasokan yang berpotensi memperpanjang antrean," terang Made Suparta. 

Ditegaskan, sebagai Anggota DPRD Bali sangat penting bisa hadir langsung di tengah masyarakat, terutama dalam situasi yang mengganggu aktivitas sehari-hari seperti salah satunya mengantre BBM. 
 
"Karena persoalan BBM bukan hanya menyangkut distribusi energi, tetapi juga berkaitan dengan kelancaran mobilitas, pekerjaan, serta aktivitas ekonomi masyarakat," ucapnya. 

Made Suparta juga menyampaikan, agr antrean BBM tidak panjang, dilakukan penanganan seperti pengaturan volume maksimum pembelian BBM yakni 3 liter untuk kendaraan roda dua dan 20 liter untuk kendaraan roda empat. 

"Dengan diterapkan pengaturan tersebut, penyaluran dan distribusi BBM dapat berlangsung lebih tertib, kebutuhan masyarakat akan BBM dapat dilayani secara lebih merata," imbuhnya. 

Made Supartha juga sempat menyapa warga yang sedang mengantre dengan penuh keramahan tambahan, dan sekalian juga membagikan minuman air mineral kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan perhatian di tengah situasi antrean BBM.

"Semoga dengan kepedulian ini, diharapkan dapat membantu menjaga suasana tetap tenang, nyaman, aman, dan kondusif ditengah antrean BBM," ucap Made Suparta yang juga Ketua Pansus TRAP DPRD Bali.

Ditambahkan, semoga persoalan pasokan BBM dapat segera diatasi sehingga masyarakat tidak lagi harus menghadapi antrean panjang.

Kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas utama, maka itu pihak SPBU dalam situasi seperti ini perlu adanya penanganan yang cepat, koordinasi yang efektif, serta pelayanan yang mengedepankan kepedulian dan kepentingan masyarakat. 

Sebagai Anggota DPRD Bali bisa turun langsung di tengah-tengah masyarakat, mendengar keluhan masyarakat, dan memantau langsung kondisi dilapangan merupakan pedulian nyata. 

"Paling tidak dari momen ini bisa langsung mendorong pemerintah pusat untuk segera menyelesaikan permasalah BBB agar segera bisa teratasi dengan baik, dan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan normal," pungkasnya. 

Reborn
Memuat konten...