Meriah! Bang Zulkifar hingga PAKASA Bali Nge-Start 200 Peserta Fun Run, Peringatan Sumpah Pemuda di Tahura Berlangsung Heboh - Warta Global Bali

Mobile Menu

Klik

Raning Taxt Berita

Memuat berita...

More News

logoblog

Meriah! Bang Zulkifar hingga PAKASA Bali Nge-Start 200 Peserta Fun Run, Peringatan Sumpah Pemuda di Tahura Berlangsung Heboh

Sunday, 1 November 2026

Foto : "Pesona Fun Run & Festival Tahura Ngurah Rai 2026".


DENPASAR, wartaglobalbali.id – Semangat menjaga kesehatan jasmani dan melestarikan budaya nasional bersatu dalam gelaran "Pesona Fun Run & Festival Tahura Ngurah Rai 2026". Mengusung filosofi Mens Sana in Corpore Sano (di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat), kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang olahraga, tetapi juga wadah untuk membentuk masyarakat yang berbudaya dan berakhlak mulia.

Gelaran ini menjadi semakin istimewa karena diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda. Rangkaian acara yang berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 30 Oktober hingga 1 November 2026, ini merupakan buah dari kolaborasi banyak pihak, mulai dari pemerintah daerah, legislatif, komunitas olahraga, hingga pegiat seni dan budaya.

Puncak acara yang digelar pada Minggu, 1 November 2026, di Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Bali, berjalan dengan sangat meriah. Antusiasme peserta terlihat sejak pagi, di mana sebanyak 200 orang yang telah terdaftar mengikuti kategori Fun Run 5K.

Foto : Anggota DPRD Provinsi Bali, Zulfikar Wijaya, S.E., yang juga menjabat sebagai Paranpara (Penasihat) PAKASA Bali sekaligus sebagai Ketua Tani Merdeka Provinsi Bali


Kehadiran sejumlah tokoh penting menambah semarak kegiatan tersebut. Anggota DPRD Provinsi Bali, Zulfikar Wijaya, S.E., yang juga menjabat sebagai Paranpara (Penasihat) PAKASA Bali sekaligus sebagai Ketua Tani Merdeka Provinsi Bali, hadir secara langsung. Beliau secara resmi membuka ajang lari tersebut dengan mengibarkan bendera start, menandai dimulainya langkah sehat para peserta.


Tidak hanya dari kalangan legislator, kemeriahan acara juga diwarnai oleh kehadiran rombongan penggiat seni yang tergabung dalam Paguyuban Kawula Kraton Surakarta Hadiningrat (PAKASA) Bali. Pembina PAKASA Bali, Raden Ayu Diah Ismoyo Damayanti, turut hadir ambil bagian dalam kegiatan Fun Run tersebut.

Sinergi kepengurusan PAKASA Bali juga tampak solid. Pangarso (Ketua) PAKASA Bali, Raden Tumenggung Danang Susetiyawan Pagarsopuro, hadir mendampingi rombongan kerabat Keraton. Kehadiran mereka menjadikan even ini unik, karena turut dimeriahkan oleh kesenian tradisional Reog Joyokusumo Harimau Dewata. Kesenian ikonik ini digawangi oleh Raden Tumenggung Deddy Setiawan Adipuro selaku ketua, bersama Mas Jiweng.

Foto : Kolaborasi Reog Joyokusumo Harimau Dewata & Seni Wushu dari Galaxy Sport Academy dan Suryatama Wushu Indonesia Kota Denpasar


Sinergi Budaya dan Bela Diri yang Memukau


Tidak berhenti pada kehadiran Reog, gelaran ini juga menyuguhkan pertunjukan kolaborasi lintas budaya yang atraktif. Reog Joyokusumo Harimau Dewata berpadu apik dengan aksi bela diri Wushu dari Galaxy Sport Academy dan Suryatama Wushu Indonesia Kota Denpasar. Penampilan ini sukses memukau para peserta dan pengunjung yang hadir, menyajikan perpaduan harmoni yang kental akan nilai-nilai budaya Indonesia.

Aksi para atlet Wushu yang lincah berpadu dengan kesakralan dan energi dari Reog Joyokusumo menjadi suguhan tersendiri. Kolaborasi ini tidak hanya menonjolkan aspek hiburan, tetapi juga menjadi cerminan nyata bagaimana keberagaman seni dan olahraga tradisional Indonesia dapat bersinergi dalam satu panggung yang megah, membangkitkan rasa bangga akan warisan budaya bangsa di tengah peringatan Sumpah Pemuda.

Berdasarkan rundown acara, kegiatan pada hari terakhir dimulai pukul 05.00 WITA dengan registrasi dan verifikasi peserta. Setelah pelepasan pada pukul 06.15 WITA, para peserta menempuh rute sejauh 5 kilometer dengan pengawasan ketat dari petugas lapangan dan tim kesehatan hingga pukul 08.00 WITA.

Selain Fun Run, Festival Pesona Tahura Ngurah Rai 2026 ini juga dimeriahkan dengan berbagai agenda lain. Mulai dari Lomba Memancing yang dibuka pukul 08.15 WITA, layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Terbatas, hingga Pemeriksaan Kesehatan Mata. Seluruh rangkaian acara tiga hari tersebut ditutup dengan evaluasi kegiatan oleh panitia.

Melalui kolaborasi yang kuat dan semangat peringatan Sumpah Pemuda, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi katalisator dalam mendorong gaya hidup sehat masyarakat Bali, sekaligus mempererat tali persatuan dan silaturahmi melalui pendekatan seni dan budaya. (MCB)
Memuat konten...