Viral! Elang 3 Hambalang Teror Kantor The Umalas, Jonathan Soeharto Menghubungi Bhabinkamtibmas - Kapolsek: Situasi Terkendali! - Warta Global Bali

Mobile Menu

Top Ads

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

Pendaftaran Jurnalis

Klik

Berita Update Terbaru

logoblog

Viral! Elang 3 Hambalang Teror Kantor The Umalas, Jonathan Soeharto Menghubungi Bhabinkamtibmas - Kapolsek: Situasi Terkendali!

Saturday, 4 July 2026
Foto: Pdt. Jonathan Soeharto SH, M.Th, C.Med, Wanhat Hipakad Kodam Udayana Bali dan Wanhat FBN KEMHAN RI Provinsi Bali sekaligus Ketua IARMI SHOOTING CLUB (ISHC) Denpasar

Badung, WartaGlobalBali.id – Aksi brutal gerombolan preman mengaku utusan Budiman Tiang yang menggusur paksa kantor manajemen PT Samahita Umalas Prasada (PT SUP) di The Umalas Signature, Jalan Bumbak, Jumat (3/7/2026) siang, ternyata disaksikan langsung oleh tokoh kunci pertahanan dan keamanan Bali!

Rm. Jonathan Soeharto, SH, M.Th, C.Med, pria yang menyandang jabatan prestisius sebagai Wanhat Hipakad Kodam Udayana Bali dan juga Wanhat FBN KEMHAN RI Provinsi Bali sekaligus Ketua IARMI SHOOTING CLUB (ISHC) Denpasar, kebetulan melintas di kawasan tersebut bersama keluarga. Begitu melihat gerombolan preman bertindak arogan bak monster yang kelaparan, naluri keprajuritannya langsung terpanggil!

Langsung Bertindak, Tak Gentar!

Tanpa pikir panjang, Jonathan Soeharto turun tangan. Dengan sigap ia menghubungi aparat berwenang. Namun yang lebih mengejutkan, ketika mengetahui para preman itu mengatasnamakan Keluarga Besar Elang 3 Hambalang, Jonathan sontak geram. "Siapakah mereka? Apa motifnya di Bali? Ini patut diduga sebagai bentuk TEROR DAN INTIMIDASI terhadap pihak Magnum Estate!" tegasnya kepada wartawan.

KECAMAN KERAS: "Ini Premanisme, Hancurkan Budaya Bali!"

Jonathan Soeharto mengutuk habis-habisan aksi ormas luar Bali tersebut. Menurutnya, tindakan arogan dan gaya premanisme ini sama sekali tidak menghargai lingkungan serta Budaya Bali yang terkenal santun dan damai.

"Bali adalah rumah bagi kita semua. Aksi premanisme seperti ini jika dibiarkan, akan menjadi BOM WAKTU yang menghancurkan pariwisata Bali!" serunya dengan lantang.

Foto : Pemasangan Spanduk yang mengatasnamakan Keluarga Besar Elang 3 Hambalang 

Aparat Gerak Cepat, Massa Kocar-kacir!

Berbekal laporan dari tokoh sekaliber Jonathan Soeharto, aparat kepolisian dari Polsek Kuta Utara yang dipimpin Kapolsek Kompol I Ketut Sukadana, S.H. bersama Kasat Intelkam Polres Badung AKP I Ketut Sumertha, S.H., M.H. serta Bhabinkamtibmas bergerak cepat ke lokasi. Kehadiran aparat yang tegas membuat gerombolan preman yang mengaku dari Keluarga Besar Elang 3 Hambalang itu kehilangan nyali dan bubar seperti tak ada akar! Jika diperlukan Satgas Hipakad Udayana Bali akan turun dan membantu pihak Kepolisian. Pada th 2009 - 2011 Rm Jonathan soeharto pernah menjadi Kepala IPRC Keamanan Pariwisata Bali yg dilantik Kapolri saat itu Melalui Kapolda Bal, yang didukung oleh BHA, BVA, KEC yg beranggotakan dari beberapa Instansi dan lembaga terkait di Bali.
Penerima penghargaan dari BHA & Polda Bali, penasaran siapa Elang 3 Hambalang?

Organisasi yang disebut-sebut sebagai ormas luar Bali ini ternyata bukanlah entitas asing. Diketahui, Elang Tiga Hambalang merupakan organisasi kemasyarakatan yang beberapa waktu lalu sempat menghebohkan publik dengan tuntutan keras terhadap manajemen PT Agrinas. Kini, mereka malah muncul di Bali dengan aksi premanisme yang meresahkan!

Skandal The Umalas: Ratusan Miliar Menguap!

Aksi penyerbuan ini adalah puncak dari sengketa proyek apartemen mewah 207 unit senilai ratusan miliar rupiah yang melibatkan lebih dari 100 investor asing. Budiman Tiang, pemilik lahan, sebelumnya sudah kalah di pengadilan dan bahkan pernah dituntut 3,5 tahun penjara. Justru di saat genting ini, ia malah mengirim preman!

Proses Hukum Bergulir!

Laporan polisi dengan nomor LP/B/586/VII/2026/SPKT/POLDA BALI telah dilayangkan ke Polda Bali. Para pelaku dijerat Pasal 257 UU 1/2023 KUHP tentang memasuki pekarangan tanpa izin. Ancaman hukumannya siap membungkam para preman dan dalang di balik layar!

Pangdam Udayana pun Tahu Kapasitasnya

Kapasitas Jonathan Soeharto sebagai Wanhat Hipakad memang tidak diragukan. Ia bahkan pernah diterima langsung oleh Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P, dalam audiensi resmi. Kini, dengan posisinya yang strategis, turut mendukung sikap kepolisian untuk bertindak tegas semakin besar. Tokoh ini mempunyai kedekatan dengan adik Presiden RI Bapak Hashim Djojohadikusumo dan sempat menghubungi beliau saat kejadian berlangsung.

"Kami memohon kepada pihak Kepolisian untuk segera mengambil tindakan TEGAS dan TERUKUR. Jangan biarkan premanisme merusak keindahan dan kedamaian Bali!" pungkas Jonathan. Terimakasih kepada Pihak Kepolisan setempat Kapolres Badung, Kasat intelkam dan Kapolsek Kuta utara

Pantau terus perkembangan kasus panas ini hanya di WartaGlobalBali.id! (MCB)


KALI DIBACA