DIRUT PERTAMINA SIMON ALOYSIUS MANTIRI MINTA MAAF ATAS KELANGKAAN BBM DI BALI, GANGGUAN KAPAL JADI SOROTAN - Warta Global Bali

Mobile Menu

Klik

Raning Taxt Berita

Memuat berita...

More News

logoblog

DIRUT PERTAMINA SIMON ALOYSIUS MANTIRI MINTA MAAF ATAS KELANGKAAN BBM DI BALI, GANGGUAN KAPAL JADI SOROTAN

Tuesday, 13 October 2026


Poto Istimewa : Afkan 
DENPASAR, WartaGlobal.Id — Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Bali atas kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang memicu antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dalam beberapa hari terakhir.

Simon menyatakan Pertamina akan segera melakukan langkah penanganan untuk mengatasi gangguan pasokan BBM di Pulau Dewata. Kondisi tersebut telah menimbulkan keresahan masyarakat serta mengganggu aktivitas warga, pelaku usaha, dan pengguna kendaraan yang membutuhkan bahan bakar untuk kegiatan sehari-hari.

Gangguan Kapal Hambat Distribusi BBM

Berdasarkan informasi yang disampaikan, salah satu faktor yang diduga menghambat distribusi BBM adalah kendala pada kapal yang berkaitan dengan proses pembongkaran muatan atau discharge cargo. Permasalahan pada sistem jangkar kapal disebut menyebabkan rencana operasional yang telah disusun mengalami keterlambatan.

Gangguan tersebut menjadi perhatian karena kelancaran distribusi BBM sangat bergantung pada rantai pasok, mulai dari pengangkutan melalui jalur laut hingga penyaluran ke terminal dan SPBU.

Namun, penjelasan mengenai kendala kapal tersebut perlu diperinci lebih lanjut, termasuk lokasi kejadian, waktu gangguan, dampaknya terhadap volume pasokan, serta langkah teknis yang dilakukan untuk mempercepat proses distribusi.

Dengan demikian, masyarakat memperoleh gambaran yang utuh mengenai penyebab terganggunya pasokan BBM di Bali.

Permintaan Maaf Harus Diikuti Langkah Nyata

Permintaan maaf dari pimpinan Pertamina merupakan bentuk tanggapan terhadap keluhan masyarakat. Namun, persoalan yang dihadapi warga tidak cukup diselesaikan melalui pernyataan atau janji semata.

Masyarakat membutuhkan kepastian kapan pasokan BBM kembali normal, bagaimana mekanisme distribusi selama masa gangguan, serta langkah antisipasi agar antrean panjang tidak kembali terjadi.

Pertamina juga perlu memastikan ketersediaan BBM di setiap wilayah terdampak melalui koordinasi dengan terminal BBM, operator distribusi, pengelola SPBU, dan pihak terkait lainnya.

Transparansi informasi mengenai stok, jadwal pengiriman, serta perkembangan penanganan menjadi penting agar masyarakat tidak terus-menerus menghadapi ketidakpastian.

Evaluasi Sistem Distribusi Menjadi Pekerjaan Rumah

Gangguan pada kapal dapat menjadi salah satu faktor penghambat distribusi. Meski demikian, peristiwa ini juga menjadi momentum bagi Pertamina untuk mengevaluasi kesiapan sistem logistik dan rencana kontingensi apabila terjadi kendala pada sarana pengangkutan.

Sebagai wilayah kepulauan yang memiliki kebutuhan energi tinggi, Bali memerlukan sistem distribusi BBM yang tangguh, termasuk skenario pengalihan pasokan ketika kapal mengalami gangguan operasional.

Evaluasi perlu mencakup kesiapan armada pengganti, pengelolaan stok penyangga, koordinasi antarterminal, serta kecepatan penyampaian informasi kepada masyarakat.
Langkah tersebut penting agar gangguan pada satu bagian rantai pasok tidak berkembang menjadi persoalan yang berdampak luas terhadap aktivitas publik.

Publik Menunggu Bukti Pemulihan

Pernyataan Simon Aloysius Mantiri bahwa kelangkaan BBM akan segera diatasi kini menjadi perhatian masyarakat Bali. Publik menunggu realisasi penanganan, bukan sekadar penjelasan mengenai kendala teknis yang terjadi.

Pertamina perlu menyampaikan perkembangan secara terbuka, termasuk wilayah yang terdampak, perkiraan pemulihan pasokan, dan langkah konkret untuk mengurai antrean di SPBU.

Catatan Redaksi: Naskah ini disusun berdasarkan informasi awal yang diberikan. Tanggal dan lokasi pernyataan Simon Aloysius Mantiri, kutipan langsung, serta rincian gangguan kapal belum disertai dokumen atau keterangan resmi yang dapat diverifikasi secara independen. Oleh karena itu, penyebab gangguan distribusi dan perkembangan pemulihan BBM perlu dikonfirmasi kepada Pertamina sebelum berita diterbitkan sebagai laporan faktual terkini.

Afkan.
Memuat konten...