Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa Bersama Masyarakat Desa Adat Bugbug, Menapaki Tangga Pura Gumang untuk Merawat Kedamaian dan Harmoni - Warta Global Bali

Mobile Menu

Klik

Raning Taxt Berita

Memuat berita...

More News

logoblog

Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa Bersama Masyarakat Desa Adat Bugbug, Menapaki Tangga Pura Gumang untuk Merawat Kedamaian dan Harmoni

Monday, 12 October 2026
Foto istimewa

KARANGASEM, BALI — Kebersamaan antara Polri dan masyarakat kembali tercermin melalui perjalanan Brigjen Pol. I Made Astawa, S.I.K., M.S.I., Wakapolda Bali, bersama masyarakat Desa Adat Bugbug saat menapaki tangga menuju Pura Gumang, Kabupaten Karangasem, Bali.

Perjalanan tersebut bukan sekadar langkah fisik menuju tempat suci, melainkan juga menjadi simbol kebersamaan, keharmonisan, dan komitmen dalam menjaga kedamaian di tengah kehidupan bermasyarakat.

Setibanya di Pura Gumang, persembahyangan dilaksanakan dengan khidmat sebagai wujud bhakti sekaligus permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar senantiasa memberikan kerahayuan, keselamatan, ketenteraman, dan kesejahteraan bagi masyarakat Desa Adat Bugbug.

Kehadiran Wakapolda Bali bersama masyarakat dalam kegiatan tersebut mencerminkan pentingnya membangun hubungan yang harmonis antara institusi kepolisian dan masyarakat adat. Di tengah keberagaman budaya dan tradisi yang menjadi kekayaan Bali, penghormatan terhadap nilai-nilai kearifan lokal menjadi bagian penting dalam merawat persatuan dan kerukunan.

Menapaki tangga menuju pura bersama-sama juga menghadirkan makna mendalam tentang arti kebersamaan. Bahwa dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tidak ada pihak yang berjalan sendiri. Diperlukan kepedulian, saling menghormati, serta dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan damai.
Polri tidak hanya hadir dalam menjalankan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga membangun kedekatan melalui pendekatan humanis, komunikasi yang baik, serta penghormatan terhadap adat, budaya, dan kehidupan spiritual masyarakat setempat.

Kedamaian sejati tumbuh dari kesadaran bersama untuk saling menghargai, menjaga persaudaraan, dan mengutamakan kepentingan bersama di atas perbedaan. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam memperkuat keharmonisan sosial, khususnya di Bali yang dikenal memiliki kekayaan tradisi dan budaya yang kuat.

Melalui momentum kebersamaan di Pura Gumang, diharapkan masyarakat Desa Adat Bugbug senantiasa hidup dalam suasana aman, rukun, dan sejahtera, dengan tetap menjaga kelestarian adat serta nilai-nilai luhur warisan leluhur.

Polri dan masyarakat adalah bagian dari satu kesatuan yang saling menguatkan. Berjalan bersama, berdoa bersama, dan menjaga kedamaian bersama menjadi cerminan semangat kebersamaan dalam mewujudkan Bali yang aman, harmonis, dan damai.
Memuat konten...