Gaza WartaGlobalBali. Id
Direktur Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara, Dr. Marwan Sultan, menyatakan, RS Indonesia tidak lagi mampu menangani korban luka dan syahid akibat serangan udara Israel yang terus berlanjut, dengan lebih dari 40 korban syahid dan 82 luka berat yang memerlukan operasi dan perawatan intensif yang tidak tersedia.
Kerusakan infrastruktur, termasuk hancurnya alat medis dan blokade pasokan kesehatan, memperparah kondisi, sementara pemindahan pasien ke rumah sakit lain juga berisiko tinggi karena serangan masih berlangsung.
Dalam tiga hari agresi terbaru Israel, jumlah korban syahid telah mencapai 71 orang, dengan banyak lainnya terluka atau hilang, sementara warga dan tim medis terus berusaha menyelamatkan korban di tengah keterbatasan.
Butet
KALI DIBACA