Layak 4 Liter BBM Perbulan Polda Bali Berikan Jatah Babin Serta Anggota Polisi Dilapangan"Jangan Kami Jadi Garong Masyarakat" - WARTA GLOBAL BALI

Mobile Menu

Top Ads

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

Pendaftaran Jurnalis

Klik

Berita Update Terbaru

logoblog

Layak 4 Liter BBM Perbulan Polda Bali Berikan Jatah Babin Serta Anggota Polisi Dilapangan"Jangan Kami Jadi Garong Masyarakat"

Wednesday, 2 April 2025

Denpasar WartaGlobalBaki. Id
Efisiensi anggaran untuk bahan bakar minyak (BBM) untuk polisi di lapangan sangat penting untuk diperhatikan. Berikut beberapa analisis terkait dengan alokasi anggaran BBM 4 liter per bulan untuk polisi di lapangan:

Investigasi WartaGlobal. Id bahwa Polda Bali  Mengalokasikan anggaran BBM untuk Babinkantibmas serta anggota Polisi dilapangan diberikan 4 Liter /bulan dari  yang biasa diberikan 18 Liter/bulan. 


Sangat ironis 4 Liter satu bulan mana cukup 
Ujar salah satu sumber, Apa kita harus membebankan diri sendiri atau masyarakat? 
Asal jangan kita jadi garong  !! 

Terkait itu semua ada beberapa analisis yang perlu dikaji  :

1. *Jumlah BBM yang dialokasikan*: 4 liter per bulan tampaknya sangat sedikit untuk kebutuhan operasional polisi di lapangan.
2. *Kebutuhan operasional*: Polisi di lapangan memerlukan BBM untuk melakukan patroli, menghadiri kejadian, dan melakukan tugas-tugas lainnya.
3. *Jarak tempuh*: Jarak tempuh yang ditempuh oleh polisi di lapangan dapat sangat bervariasi, tergantung pada lokasi dan kebutuhan operasional.
4. *Efisiensi BBM*: Efisiensi BBM dapat ditingkatkan dengan menggunakan kendaraan yang lebih efisien, mengoptimalkan rute patroli, dan melakukan perawatan kendaraan secara teratur.

Rekomendasi
1. *Meningkatkan alokasi anggaran BBM*: Alokasi anggaran BBM perlu ditingkatkan untuk memastikan bahwa polisi di lapangan memiliki cukup BBM untuk melakukan tugas-tugas mereka.
2. *Mengoptimalkan penggunaan BBM*: Polisi di lapangan perlu mengoptimalkan penggunaan BBM dengan menggunakan kendaraan yang lebih efisien, mengoptimalkan rute patroli, dan melakukan perawatan kendaraan secara teratur.
3. *Menggunakan teknologi untuk meningkatkan efisiensi*: Polisi di lapangan dapat menggunakan teknologi seperti GPS dan sistem manajemen kendaraan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan BBM.

Dalam kesimpulan, alokasi anggaran BBM 4 liter per bulan untuk polisi di lapangan tampaknya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan operasional mereka. Perlu dilakukan peningkatan alokasi anggaran BBM dan pengoptimalkan penggunaan BBM untuk memastikan bahwa polisi di lapangan dapat melakukan tugas-tugas mereka dengan efektif.

Jumlah BBM yang seharusnya dialokasikan untuk polisi di lapangan sangat tergantung pada beberapa faktor, seperti:

Faktor yang Mempengaruhi Jumlah BBM
1. *Jarak tempuh*: Jarak tempuh yang ditempuh oleh polisi di lapangan dapat sangat bervariasi, tergantung pada lokasi dan kebutuhan operasional.
2. *Kebutuhan operasional*: Polisi di lapangan memerlukan BBM untuk melakukan patroli, menghadiri kejadian, dan melakukan tugas-tugas lainnya.
3. *Jenis kendaraan*: Jenis kendaraan yang digunakan oleh polisi di lapangan dapat mempengaruhi jumlah BBM yang dibutuhkan.
4. *Kondisi jalan*: Kondisi jalan dapat mempengaruhi jumlah BBM yang dibutuhkan.

Estimasi Jumlah BBM yang Dibutuhkan :
1. *Patroli*: Untuk patroli, polisi di lapangan memerlukan sekitar 10-20 liter BBM per hari, tergantung pada jarak tempuh dan kebutuhan operasional.
2. *Menghadiri kejadian*: Untuk menghadiri kejadian, polisi di lapangan memerlukan sekitar 5-10 liter BBM per hari, tergantung pada jarak tempuh dan kebutuhan operasional.
3. *Tugas-tugas lainnya*: Untuk tugas-tugas lainnya, polisi di lapangan memerlukan sekitar 5-10 liter BBM per hari, tergantung pada jarak tempuh dan kebutuhan operasional.

Beban Polisi :
1. *Beban operasional*: Polisi di lapangan memiliki beban operasional yang tinggi, termasuk patroli, menghadiri kejadian, dan melakukan tugas-tugas lainnya.
2. *Beban administratif*: Polisi di lapangan juga memiliki beban administratif, termasuk membuat laporan, mengisi formulir, dan melakukan tugas-tugas lainnya.
3. *Beban fisik*: Polisi di lapangan juga memiliki beban fisik yang tinggi, termasuk melakukan patroli, menghadiri kejadian, dan melakukan tugas-tugas lainnya.

Kkesimpulan, jumlah BBM yang seharusnya dialokasikan untuk polisi di lapangan sangat tergantung pada beberapa faktor, seperti jarak tempuh, kebutuhan operasional, jenis kendaraan, dan kondisi jalan. Beban polisi juga sangat tinggi, termasuk beban operasional, administratif, dan fisik.

Dampak negatif dari alokasi BBM 4 liter per bulan yang tidak mencukupi bagi polisi dapat sangat signifikan. Berikut beberapa dampak negatif yang mungkin terjadi:

Dampak Negatif
1. *Gangguan Operasional*: Keterbatasan BBM dapat mengganggu operasional polisi, termasuk patroli, menghadiri kejadian, dan melakukan tugas-tugas lainnya.

2. *Keterlambatan Respons*: Keterbatasan BBM dapat menyebabkan keterlambatan respons polisi dalam menghadapi kejadian, yang dapat berakibat pada peningkatan risiko keamanan dan keselamatan masyarakat.

3. *Pengurangan Efektifitas*: Keterbatasan BBM dapat mengurangi efektifitas polisi dalam melakukan tugas-tugas mereka, yang dapat berakibat pada peningkatan risiko keamanan dan keselamatan masyarakat.

4. *Stres dan Kelelahan*: Keterbatasan BBM dapat menyebabkan stres dan kelelahan pada polisi, yang dapat berakibat pada peningkatan risiko keselamatan dan kesehatan mereka.

5. *Kurangnya Motivasi*: Keterbatasan BBM dapat menyebabkan kurangnya motivasi pada polisi, yang dapat berakibat pada peningkatan risiko keamanan dan keselamatan masyarakat.

6. *Pengurangan Kualitas Pelayanan*: Keterbatasan BBM dapat mengurangi kualitas pelayanan polisi, yang dapat berakibat pada peningkatan risiko keamanan dan keselamatan masyarakat.

7. *Ketergantungan pada Sumber Daya Lain*: Keterbatasan BBM dapat menyebabkan ketergantungan pada sumber daya lain, seperti bantuan dari masyarakat atau organisasi lain, yang dapat berakibat pada peningkatan risiko keamanan dan keselamatan masyarakat.

Solusi

1. *Meningkatkan Alokasi BBM*: Meningkatkan alokasi BBM untuk polisi dapat membantu mengatasi keterbatasan BBM dan meningkatkan efektifitas operasional polisi.

2. *Mengoptimalkan Penggunaan BBM*: Mengoptimalkan penggunaan BBM dapat membantu mengurangi ketergantungan pada BBM dan meningkatkan efektifitas operasional polisi.

3. *Menggunakan Teknologi yang Efisien*: Menggunakan teknologi yang efisien dapat membantu mengurangi ketergantungan pada BBM dan meningkatkan efektifitas operasional polisi.

Dalam hal ini Polda Bali harus melihat dari jarak tempuh serta kebutuhan BBM hanya 4liter sebulan tidak masuk akal, jangan terindikasi anggota dilapangan harus keluar uang pribadi atau ngarang kemasyarakatan guna mencukupi BBM tersebut. 

Dengan  4liter BBM jangan menguranggi Fast Respon pelayanan masyarakat. 

Butet


KALI DIBACA