!Badung,Bali 21 Januari 2026 , WartaGlobal. Id
Malam itu, di bawah gemerlap lampu Bandara Ngurah Rai, buronan paling dicari Rumania akhirnya "terdepak" dari Bali. CCZ, warga negara Rumania yang jadi subjek Interpol Red Notice (IRN), dideportasi Kantor Imigrasi Ngurah Rai pada Selasa (20/1) malam, menyudahi petualangan kriminalnya di Tanah Hindu yang damai ini.CCZ bukan sembarang buronan. Pria berinisial ini diduga terlibat perampokan berdarah-darah disertai pembunuhan di Rumania pada November 2023.
Jejaknya terendus Interpol hingga ke Indonesia: masuk lewat Bandara Soekarno-Hatta dari Chengdu, China, pada 14 November 2023. Selama dua tahun, ia bersembunyi sambil berusaha kabur—bahkan memesan tiket Air Asia QZ0554 dari Denpasar ke Kuala Lumpur, tapi gagal karena data imigrasi tak cocok.Kliniknya pecah saat NCB Bucharest dapat info dari unggahan Facebook CCZ sendiri.
Terungkap, ia nongkrong di Bali sejak November 2025, sempat ke Jakarta, dan bahkan menjalin hubungan asmara dengan wanita lokal. Tinggal di rumah kekasihnya, CCZ pikir Bali jadi surga persembunyian. Ternyata, bukan!Divhubinter Polri dan Ditreskrimum Polda Bali langsung gerak cepat.
Operasi gabungan tiga hari berujung penangkapan heroik pada 15 Januari 2026. "Keberadaannya terlacak presisi, hasil sinergi intelijen lintas negara," ujar sumber dari Divhubinter.
Pagi Rabu (21/1) dini hari pukul 00.30 WITA, Tim Intelijen dan Penindakan (Inteldakim) Imigrasi Ngurah Rai, didampingi Divhubinter Polri dan Polda Bali, mengawal CCZ naik Qatar Airways rute Denpasar-Doha-Bucharest.
Deportasi sukses, buronan pembunuh itu kini menanti hukuman di tanah airnya.Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai menegaskan komitmennya: "Kami terus sinergi dengan aparat, demi Bali tetap aman dan kondusif bagi wisatawan maupun warga." Kisah ini jadi pengingat: tak ada tempat bersembunyi bagi penjahat lintas batas di Pulau Dewata.
KALI DIBACA

