GULUNG DRAMATIS KELINGKING BEACH! Nyaris Tewas, Warga Ceko Diselamatkan dari Mulut Ombak di Tebing 300 Meter - Warta Global Bali

Mobile Menu

Top Ads

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

Pendaftaran Jurnalis

Klik

Berita Update Terbaru

logoblog

GULUNG DRAMATIS KELINGKING BEACH! Nyaris Tewas, Warga Ceko Diselamatkan dari Mulut Ombak di Tebing 300 Meter

Friday, 9 January 2026


Nusa dua, Wartaglobalbali.id, Jumat (9/1/2026) sore, suasana di Pantai Kelingking yang terkenal dengan pemandangan tebing berbentuk Tyrannosaurus Rex dan laut biru yang memesona, tiba-tiba berubah mencekam. Martello Romano, turis asal Ceko berusia 49 tahun, dilaporkan sedang mengambil foto (swafoto) di area yang dekat dengan bibir pantai. Tanpa diduga, ombak besar datang tiba-tiba dan menggulungnya, menariknya ke arah laut. Saksi mata mengatakan kejadian berlangsung sangat cepat.

Tantangan Medan Evakuasi yang Ekstrem

Lokasi kejadian bukanlah area yang mudah diakses. Pantai Kelingking dikenal dengan tebingnya yang curam dengan ketinggian mencapai ratusan meter, serta tangga dan jalur setapak yang terjal. Tim penyelamat, yang diduga merupakan gabungan dari petugas Pecalang setempat, pemandu wisata, dan Basarnas (Badan Search and Rescue Nasional), harus menghadapi medan yang sulit untuk menjangkau korban. Proses evakuasi digambarkan sangat dramatis, membutuhkan ketelitian, keberanian, dan peralatan yang memadai untuk menurunkan korban dari area berbahaya.

Respons Cepat dan Kolaborasi Solid

Meski medan sulit, respons dari pihak di lokasi terbilang cepat. Kolaborasi antara komunitas lokal Nusa Penida yang memahami medan dengan petugas berwenang menjadi kunci kesuksesan operasi penyelamatan. Martello Romano berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, meski mengalami luka-luka dan kemungkinan trauma. Ia kemudian dilarikan untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Kondisinya stabil dan dia didampingi oleh pihak keluarga atau perwakilan kedutaan.

Viral di Media Sosial dan Respons Publik

Kejadian ini langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial, terutama di platform seperti Instagram dan Facebook, dengan tagar #PantaiKelingking, #NusaPenida, #BaliToday, #InfoBali, dan #OmbakBesar. Banyak warganet membagikan video atau foto suasana lokasi sambil mengingatkan pentingnya keselamatan diri.

"Alam itu indah tapi juga berkuasa. Jangan sampai demi foto yang bagus, kita mengorbankan nyawa," tulis salah seorang komentar. Banyak pula yang memberikan apresiasi tinggi kepada tim penyelamat. "Salut untuk tim evakuasi! Medan super berat, tapi kalian pahlawan tanpa tanda jasa," tulis yang lain.

Imbauan Resmi dan Pesan Keselamatan

Pihak berwenang dan pengelola wisata di Nusa Penida diperkirakan akan mengeluarkan imbauan resmi pasca-kejadian ini. Pesan intinya konsisten: "Liburan boleh, waspada wajib. Alam Bali tak pernah bisa diremehkan." Wisatawan diingatkan untuk selalu:
- Mematuhi rambu peringatan dan pembatasan area.
- Tidak mendekati bibir tebing atau tepi laut saat ombak besar.
- Selalu waspada terhadap perubahan cuaca dan gelombang laut yang bisa datang tiba-tiba.
- Mendengarkan arahan dari pemandu lokal yang memahami karakter alam setempat.

Konteks Wisata Bali dan Nusa Penida

Pantai Kelingking adalah salah satu ikon utama pariwisata Nusa Penida, yang telah menjadi destinasi impian bagi jutaan wisatawan domestik dan mancanegara. Kejadian ini menyoroti pentingnya manajemen risiko dan edukasi keselamatan yang berkelanjutan di destinasi alam yang populer namun memiliki tantangan geografis tertentu. Di sisi lain, aksi penyelamatan yang sukses ini juga menunjukkan peningkatan kapasitas dan kesiapsiagaan dalam menangani insiden darurat di lokasi wisata ekstrem.

Kisah penyelamatan Martello Romano di Tebing Kelingking bukan sekadar cerita tentang insiden nahas, tetapi lebih tentang keberhasilan kolaborasi, respons cepat, dan semangat kemanusiaan di tengah medan yang menantang. Cerita ini diharapkan dapat menjadi pembelajaran berharga bagi semua pihak: pengelola wisata untuk terus meningkatkan pengawasan dan infrastruktur keselamatan, dan bagi setiap wisatawan untuk menikmati keindahan alam dengan penuh rasa hormat dan kehati-hatian. Keindahan Bali akan tetap lestari jika dikunjungi dengan tanggung jawab. (MCB)


KALI DIBACA