Dia Tidak Ada di Kubur, Dia Sedang Menunggumu di Galilea" – GPT Imamat Rajani Dalung, Paskah Dibuka dengan Khidmat, Tawa, dan Puluhan Busana Adat yang Berbisik: Iman Bisa Dimulai Ulang - Warta Global Bali

Mobile Menu

Top Ads

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

Pendaftaran Jurnalis

Klik

Berita Update Terbaru

logoblog

Dia Tidak Ada di Kubur, Dia Sedang Menunggumu di Galilea" – GPT Imamat Rajani Dalung, Paskah Dibuka dengan Khidmat, Tawa, dan Puluhan Busana Adat yang Berbisik: Iman Bisa Dimulai Ulang

Sunday, 5 April 2026

Foto : Jemaat GPT Imamat Rajani Ibadah Paskah bersama dimulai jam 5 pagi saat Detik-detik Kebangkitan Yesus Kristus 

BADUNG, wartaglobalbali.id – Minggu (5/4/2026) pagi, suasana di GPT Imamat Rajani Dalung, Jl Pandu no 49 Br Dukuh Dalung, bukan main heboh. Puluhan jemaat yang datang dengan busana adat super kece dari berbagai daerah mendadak dibuat berpikir keras: "Ngapain masih ke kubur? Yang di sana mah kosong, Bos!"

Ya, itulah inti renungan Paskah yang disampaikan Pdt. Hosea Supriadi, S.Th, M.Th., yang dengan gaya khasnya yang lugas tapi tegas, mengingatkan bahwa Yesus sudah bangkit. Bahkan, kata Bapak pendeta, Yesus sudah tiga kali bilang ke murid-murid-Nya kalau Dia bakal bangkit. Tapi para murid? "Mungkin sibuk scroll sosmed zaman dulu atau lagi sibuk mikirin besok makan apa," canda Pdt. Hosea di tengah khotbahnya.

"Yesus nggak ada di kubur. Dia lagi di Galilea! Ngapain lo pada ke kubur? Buang-buang waktu percuma," ujar Pdt. Hosea disambut tepuk tangan jemaat yang mulai sadar kalau iman mereka perlu di-reset ulang.

Lho, kenapa Galilea? Bukan karena wisata kulinernya enak atau spot swafoto-nya kece, melainkan karena di sanalah awal pelayanan Yesus bersama murid-murid-Nya. Jadi, Yesus mau meeting dadakan alias reunion buat memulihkan iman para murid yang sempat drop habis lihat Penyaliban.

Ibadah Subuh-Subuh Demi 'Ngejar' Kebangkitan

Yang bikin kagum, ibadah Paskah ini dimulai jam 5 pagi Wita. "Bangun jam 3, siap-siap dandan pake baju adat, tapi untung hati senang," celetuk salah satu jemaat sambil ngantuk-ngantuk manis. Tepat jam 5, Yesus bangkit, dan jemaat pun sudah duduk manis di bangku gereja. Kebetulan atau ada spoil dari Tuhan? Yang jelas, semuanya kompak mengenakan busana adat dari Sabang sampai Merauke.

Foto : Pemenang lomba busana adat daerahnya masing-masing 

Lomba Busana Adat: Ada Ibu Dien dari NTT dan Om Benny dari Banyuwangi


Setelah khotbah yang membangkitkan semangat (plus sukacita), dilanjutkan dengan pemilihan busana adat terbaik. Hasilnya?

· Kaum Wanita: Ibu Indra Hardhini (akrab disapa Bu Dien) melenggang anggun dengan busana adat NTT. Konon, kainnya sampai dipinang tetangga buat dijadikan inspirasi kondangan.
· Kaum Pria: Bapak Ev. Maichel Benedictus (Rm Benny) tampil gagah bak pangeran dari Banyuwangi. Katanya, setelah menang, beliau langsung ditodong foto sama ibu-ibu arisan.

Perjamuan Kasih + Lomba Hias Telur: Seru Banget Sampai Lupa Diet

Usai ibadah, acara makin panas (secara positif) dengan perjamuan kasih bersama. Roti dan anggur sih sudah, tapi yang bikin heboh adalah Lomba Menghias Telur dengan tema Paskah. Peserta dari kalangan ibu-ibu sampai anak sekolah minggu berkreasi super kece.

Hasil dewan juri (yang sempat pusing karena semua bagus):

Foto :(atas) pemenang kelas kecil dan besar, (bawah) kategori kaum wanita, masing-masing mendapatkan bingkisan dari panitia 

Kategori Ibu-ibu:


· 🥇 Juara 1: Ibu Yana (telurnya sampai dipajang di etalase kaca)
· 🥈 Juara 2: Ibu Lika (kreasinya super detail)
· 🥉 Juara 3: Ibu Nyoman (telur vintage yang bikin nostalgia)

Kategori Anak Sekolah Minggu:

· Kelas Kecil: Juara 1 Adik Alicia, Juara 2 Adik Ariela (saling sengit, beda tipis!)
· Kelas Besar: Juara 1 Kaka Cia (karya telurnya disebut-sebut bakal jadi meme Paskah tahun depan)

Semua pemenang menerima bingkisan dari panitia. Yang kalah? Tetap pulang dengan hati gembira... dan perut kenyang karena perjamuan kasihnya unlimited.

Kesimpulan dari Pdt. Hosea:

"Jadi, mulai sekarang, jangan cari Yesus di kubur. Kubur itu dingin, nggak ada wifi-nya. Cari Dia di Galilea hidupmu—di mana kamu pertama kali jatuh cinta sama Yesus. Karena Dia sudah bangkit, dan Dia lagi nungguin kamu di sana!"

Paskah 2026 di GPT Imamat Rajani Dalung resmi ditutup dengan tawa, haru, dan tekad kuat: "Next year, kita ke Galilea aja, Pak Pendeta!" (MCB)

KALI DIBACA