
Denpasar –WartaGlobal.Id
Universitas Warmadewa kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan karakter kebangsaan di kalangan pelajar.
Sebagai satu-satunya Kampus Kebangsaan di Bali yang ditetapkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI, Universitas Warmadewa dipercaya oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Provinsi Bali untuk menjadi narasumber dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 16 Juli 2026, di SMK Negeri 1 Denpasar tersebut mengangkat materi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara.
Universitas Warmadewa diwakili oleh Dr. Anak Agung Putu Sugiantiningsih, S.IP., M.AP., yang tergabung dalam Tim Kampus Kebangsaan Universitas Warmadewa.
Dalam pemaparannya, Dr. Anak Agung Putu Sugiantiningsih menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai Pancasila, semangat persatuan, toleransi, serta rasa cinta tanah air kepada generasi muda sebagai fondasi menghadapi tantangan bangsa di era globalisasi dan perkembangan teknologi.
Selain memberikan edukasi kebangsaan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan oleh Tim Marketing Universitas Warmadewa untuk memperkenalkan berbagai program unggulan kampus kepada para siswa. Melalui pembagian brosur, peserta memperoleh informasi mengenai program studi, prestasi akademik, peluang pengembangan diri, hingga fasilitas pendidikan yang dimiliki Universitas Warmadewa.
Kepercayaan yang kembali diberikan oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Provinsi Bali menjadi bukti pengakuan terhadap kontribusi Universitas Warmadewa dalam mendukung pendidikan karakter dan penguatan wawasan kebangsaan di lingkungan pendidikan.
Partisipasi aktif dalam kegiatan MPLS ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan
Universitas Warmadewa untuk hadir di tengah masyarakat, membentuk generasi muda yang berkarakter, berintegritas, serta memiliki semangat bela negara.

Langkah tersebut sekaligus mempertegas peran Universitas Warmadewa sebagai Kampus Kebangsaan yang terus berkontribusi bagi pembangunan sumber daya manusia dan kemajuan Indonesia.
KALI DIBACA

