POLISI PEDULI PENDIDIKAN: STOP PERUNDUNGAN, ANAK HARUS BERANI BILANG TIDAK! - Warta Global Bali

Mobile Menu

Klik

Raning Taxt Berita

Memuat berita...

More News

logoblog

POLISI PEDULI PENDIDIKAN: STOP PERUNDUNGAN, ANAK HARUS BERANI BILANG TIDAK!

Sunday, 25 October 2026





Poto Istimewa 


JAKARTA, http://wartaglobal.id— Polda Metro Jaya turun langsung ke sekolah. Bukan sekadar seremoni. Tapi untuk satu pesan keras: Perundungan harus dihentikan. Anak tidak boleh diam.

Melalui Direktorat Reserse PPA dan PPO, program .Polisi Peduli Pendidikan digelar di SDN Rawa Barat 09 Pagi, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (26/10/2026).

Di hadapan ratusan siswa saat upacara bendera, Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Rita Wulandari Wibowo, menyampaikan amanat tegas:

Jangan bully. Jangan diam. Jangan takut melapor.

"Anak-anak harus berani mengatakan tidak terhadap tindakan yang membuat mereka tidak nyaman atau merasa terancam. Jika mengalami atau melihat perundungan maupun kekerasan, segera sampaikan kepada guru atau orang tua,"tegasnya.

Pesan itu bukan sekadar imbauan. Itu peringatan. Perundungan bukan kenakalan biasa. Itu kekerasan. Dan kekerasan terhadap anak adalah kejahatan.

TIDAK HANYA CERAMAH, TAPI DIALOG

Usai upacara, edukasi berlanjut ke ruang kelas. Siswa kelas VI dan V diajak berdialog langsung. Bukan satu arah.

Mereka ditanya soal Pancasila, pentingnya helm saat dibonceng motor, hingga tugas polisi. Siswa yang bisa menjawab dan mengingat pesan upacara diberi hadiah. Cara sederhana, tapi pesan menancap.

Kepala SDN Rawa Barat 09 Pagi, *Lasma Manurung*, ikut terlibat langsung, mengajukan pertanyaan tentang tugas kepolisian kepada siswa kelas V.

Di sesi itu pula, siswa diperkenalkan dengan layanan pengaduan *"Lapor Bu!" di nomor 0812-1411-0110.* Satu nomor yang bisa jadi penyelamat ketika anak tak tahu harus mengadu ke mana.

POLISI: LINDUNGI ANAK ADALAH TANGGUNG JAWAB BERSAMA

Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menegaskan, pencegahan perundungan tidak bisa dibebankan hanya kepada polisi atau sekolah.

"Setiap anak berhak belajar dengan aman, nyaman, dan tanpa rasa takut. Kami mengajak para guru, orang tua, dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama melindungi anak-anak dari perundungan maupun kekerasan. Inilah bagian dari komitmen kami dalam Kerja Melayani Jakarta," ujarnya.

Melalui program Polisi Bersama MasyarakatPolda Metro Jaya mendorong semua pihak guru, orang tua, lingkungan  untuk menciptakan sekolah yang aman dan ramah anak.

Karena sekolah seharusnya menjadi tempat belajar, bukan tempat anak merasa takut.




Memuat konten...