BEM UNIVERSITAS BALI DWIPA GAUNGKAN GAYA HIDUP SEHAT DAN BERKELANJUTAN LEWAT WORLD FOOD DAY 2026 - Warta Global Bali

Mobile Menu

Klik

Raning Taxt Berita

Memuat berita...

More News

logoblog

BEM UNIVERSITAS BALI DWIPA GAUNGKAN GAYA HIDUP SEHAT DAN BERKELANJUTAN LEWAT WORLD FOOD DAY 2026

Friday, 23 October 2026


DENPASAR, WARTAGLOBALBALI.ID 

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bali Dwipa mengajak generasi muda membangun kesadaran tentang pangan sehat, pola hidup berkelanjutan, dan kepedulian terhadap lingkungan melalui peringatan World Food Day atau Hari Pangan Sedunia, Sabtu (24/10/2026).

Mengusung tema “Innovate Today. Nourish Tomorrow”, kegiatan ini menjadi ruang edukasi sekaligus inspirasi bagi mahasiswa untuk memahami bahwa pilihan makanan hari ini memiliki dampak terhadap kesehatan, lingkungan, dan keberlanjutan kehidupan pada masa depan.

Bertempat di Universitas Bali Dwipa, Jalan Raya Puputan No. 108, Renon, Denpasar Selatan, kegiatan berlangsung pukul 08.30–11.30 WITA dengan menghadirkan sejumlah narasumber dari bidang kesehatan, gaya hidup berkelanjutan, serta pengolahan pangan.

Menghubungkan Pangan, Kesehatan, dan Lingkungan

Salah satu narasumber, Dr. I Nyoman Arie Purwana, M.Sc., Sp.A. Subsp. Endo(K), membawakan topik Healthy Food and Environment. Materi ini mengangkat keterkaitan antara pilihan pangan, kesehatan, dan lingkungan, sekaligus mendorong mahasiswa agar lebih kritis dalam memahami pentingnya asupan bergizi dan pola konsumsi yang bertanggung jawab.

Sementara itu, I Nyoman Suarsana membahas Sustainable Living, yang menyoroti pentingnya membangun kebiasaan hidup berkelanjutan dalam keseharian. Bagi generasi muda, konsep keberlanjutan bukan sekadar wacana, melainkan praktik nyata yang dapat dimulai dari pilihan konsumsi, pengurangan sampah, hingga kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Perspektif lain hadir melalui materi Introduction to 21 Hari Vegan yang dibawakan Doli Rizki Praja Rambe, ST. Pengenalan pola makan berbasis nabati ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengenal alternatif konsumsi pangan sekaligus memahami bahwa perubahan pola makan perlu dilakukan secara terinformasi dan tetap memperhatikan kebutuhan gizi.

Belajar Pangan Sehat Lewat Praktik Memasak

Tak hanya menghadirkan diskusi, kegiatan World Food Day 2026 juga dilengkapi cooking show bersama K Dwita Pradna Artanti, SST.

Sesi praktik ini memberikan warna tersendiri dalam kegiatan kampus karena edukasi pangan tidak berhenti pada teori. Mahasiswa juga diajak melihat bagaimana pengetahuan mengenai bahan makanan dapat diterapkan dalam proses pengolahan hidangan.

Jalannya kegiatan dipandu oleh Dion Putra Sunyata, S.Psi., selaku moderator, yang menghubungkan berbagai perspektif narasumber agar materi dapat dipahami peserta secara lebih komunikatif.

Mahasiswa dan Tantangan Masa Depan Pangan

Peringatan World Food Day menjadi momentum bagi perguruan tinggi dan mahasiswa untuk memperluas pemahaman bahwa isu pangan berkaitan erat dengan kualitas kesehatan masyarakat, pola konsumsi, dan keberlanjutan lingkungan.

Melalui kegiatan ini, BEM Universitas Bali Dwipa menghadirkan ruang pembelajaran yang memadukan wawasan kesehatan, pengenalan gaya hidup berkelanjutan, dan keterampilan praktis dalam pengolahan makanan.

Pesan yang diusung pun relevan bagi kehidupan mahasiswa: perubahan besar dapat dimulai dari keputusan sederhana, mulai dari memilih makanan secara bijak hingga mengurangi kebiasaan konsumsi yang menghasilkan sampah berlebihan.

“Innovate Today. Nourish Tomorrow” bukan sekadar slogan peringatan Hari Pangan Sedunia. Pesan tersebut menegaskan pentingnya inovasi dan kesadaran generasi muda dalam membangun masa depan yang lebih sehat, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.

Bagi mahasiswa, kepedulian terhadap pangan bukan hanya persoalan apa yang tersaji di atas meja, tetapi juga bagaimana pilihan hari ini ikut membentuk kualitas kehidupan generasi mendatang.

WARTAGLOBALBALI.ID
Pendidikan, Kesehatan, dan Keberlanjutan untuk Generasi Masa Depan.

Memuat konten...