"Bukan Cuma Ritual! Manggala Taksu Agung Gelar 'Pangrestiti Jagat' di Tanggerang dan Banten, Usung Gagasan Berani: Bali Harus Jadi Pusat Hindu Nusantara !" - Warta Global Bali

Mobile Menu

Top Ads

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

Pendaftaran Jurnalis

Klik

Berita Update Terbaru

logoblog

"Bukan Cuma Ritual! Manggala Taksu Agung Gelar 'Pangrestiti Jagat' di Tanggerang dan Banten, Usung Gagasan Berani: Bali Harus Jadi Pusat Hindu Nusantara !"

Saturday, 10 January 2026

TANGERANG, SERANG, Wartaglobalbali.id – Tahun 2026 diwarnai dengan langkah strategis dan spiritual oleh Manggala Taksu Agung. Dalam rangkaian kegiatan bertajuk "Pangrestiti Jagat" yang digelar selama dua hari (9-10 Januari 2026) di Tanggerang dan Banten, komunitas ini tidak hanya melakukan pemujaan, tetapi juga melontarkan gagasan besar tentang masa depan Hindu di Indonesia.

Perjalanan spiritual ini sengaja dimulai dari simbol toleransi: di bawah Pohon Budi di area Vihara Delapan, Karang Tengah, Tangerang. Jumat (9/1/2026), rombongan Manggala Taksu Agung seperti Jro Gede Widhi, Ibu Jro Gede Dewi, ibu Jro Sinar dan ibu Jro Sundari mengadakan pemujaan di lokasi yang dibina seorang non-Hindu, saudara Bapak Vinzen. Pilihan lokasi ini menjadi pembuka yang powerful, menegaskan bahwa pesan perdamaian dan harmoni universal menjadi napas utama kegiatan.

"Hari pertama kami tandai di tempat yang menjadi bukti nyata kerukunan. Ini adalah fondasi untuk perjalanan kami selanjutnya," ujar perwakilan rombongan ibu Jro Sundari.

Dari Dharma Tula ke Visi Besar di Serang

Esok harinya, Sabtu (10/1), rombongan bergeser ke Pura Eka Wira Ananta di Komplek Kopassus Group I, Serang. Mereka disambut hangat oleh pengurus pura I Gusti Ngurah Suryawan, Ketua PHDI kota Serang I Putu Dana, Ketua WHDI kota Serang Ni Putu Supraptini Sada serta warga Hindu disekitar Pura yang ada di Kota Serang. Dalam sesi Dharma Tula (diskusi keagamaan), I Putu Dana (Ketua PHDI Kota Serang) mengkonfirmasi kondisi umat Hindu setempat yang solid dan kondusif.


Di forum inilah, Ibu Jro Sinar dari Manggala Taksu Agung menyampaikan visi organisasi. "Manggala Taksu Agung adalah wadah bagi para praktisi spiritual dari berbagai kalangan yang terpanggil secara jiwa untuk bersama-sama melakukan aksi nyata Pangrestiti Jagat di seluruh wilayah Nusantara," tegasnya.

Pesan Persatuan untuk Generasi Muda dan Gagasan Strategis "Kiblat" Baru

Puncak dari kunjungan ini adalah penyampaian pesan moral dan gagasan strategis. Ketua Manggala Taksu Agung, Jro Gede Widiarta, S.T., menekankan pentingnya persatuan dan menjaga jati diri, terutama bagi generasi muda Hindu yang hidup sebagai minoritas di banyak daerah.

"Kita harus menjaga persatuan dan kesatuan. Jangan biarkan ada pihak yang memecah belah. Mari fokus pada persamaan, bukan pada perbedaan, demi mewujudkan Kebangkitan Hindu Nusantara," serunya.


Namun, yang paling menyita perhatian adalah dorongan strategis yang diusung. Manggala Taksu Agung secara resmi mengajukan dua poin penting untuk diskusi nasional:
1. Menjadikan Bali sebagai Pusat (Kiblat) Hindu Nusantara yang inklusif, menjadi tuan rumah bagi seluruh umat Hindu dari berbagai daerah di Indonesia.
2. Mendorong fleksibilitas ruang pemujaan di Bali, sehingga umat Hindu dari luar Bali dapat beribadah sesuai tradisi dan budaya daerah asal mereka, tanpa kehilangan identitas lokal.

Gagasan ini dimaksudkan untuk memperkuat jaringan dan identitas bersama, sekaligus menghormati keragaman tradisi dalam satu payung "Hindu Nusantara".

Semangat Gotong Royong dan Harapan ke Depan

Pemangku Pura Eka Wira Ananta, Jro Mangku Gede Suwono, menyambut baik kunjungan ini dan mensyukuri kerukunan yang telah terbina. Ia mencontohkan kegiatan Piodalan (hari raya pura) yang selalu lancar berkat semangat gotong royong para umatnya.


Perjalanan "Pangrestiti Jagat" 2026 ini ditutup dengan harapan besar. Kegiatan ini tidak hanya menjadi pemantik semangat spiritual, tetapi juga pemicu diskusi konstruktif tentang arah kebersamaan umat Hindu Indonesia, menyeimbangkan antara pelestarian tradisi lokal Bali dan inklusivitas bagi seluruh penganut Hindu di Nusantara.

Tentang Manggala Taksu Agung

Manggala Taksu Agung adalah komunitas praktisi spiritual yang fokus pada pelestarian nilai-nilai Hindu Nusantara, penguatan jati diri, dan aksi nyata untuk keharmonisan alam semesta dalam bentuk "Pangerestiti jagat" (MCB)

KALI DIBACA