ULAH PATI TERJADI LAGI: Pamit Beli Rokok Saat Hujan Deras, Jenazah Ditemukan di Pohon Keluarga - Warta Global Bali

Mobile Menu

Top Ads

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

Pendaftaran Jurnalis

Klik

Berita Update Terbaru

logoblog

ULAH PATI TERJADI LAGI: Pamit Beli Rokok Saat Hujan Deras, Jenazah Ditemukan di Pohon Keluarga

Sunday, 4 January 2026


BADUNG ABIANSEMAL, Wartaglobalbali.id – Senin 5 Januari 2026, Suasana mencekam menyelimuti sebuah kebun keluarga di Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali, pagi ini. Seorang pemuda berusia 27 tahun berinisial WBP ditemukan tewas dalam kondisi tragis: tergantung pada sebatang pohon alpukat milik orang tuanya sendiri.

Tragedi bermula dari sebuah pamitan sederhana. Menurut penelusuran Wartaglobalbali.id, korban terakhir kali terlihat oleh keluarga pada Jumat (2/1) malam sekitar pukul 22.00 Wita. Saat hujan mengguyur kawasan tersebut, WBP mengucapkan pamit untuk membeli rokok ke warung. Ia pergi mengendarai sepeda motornya, meninggalkan jejak misteri yang berakhir pilu.

Kekhawatiran keluarga pun memuncak ketika hingga Sabtu (3/1) pagi, WBP tak kunjung pulang. Ayah korban, I NM, berusaha menghubungi nomor telepon anaknya, namun tak ada sambungan. Detik-detik penemuan jenazah dimulai dari sebuah kejanggalan: sepeda motor WBP terlihat terparkir di depan tanah kebun keluarga mereka.

"Pas ke kebun itu, korban dilihat sudah tergantung. Nggak pakai baju, cuma pakai celana, sama celana jas hujan," ungkap seorang sumber yang mengetahui kronologi kejadian kepada Wartaglobalbali.id, Sabtu (3/1/2025).

Visual yang memilukan itu menggambarkan kondisi korban hanya menggunakan celana panjang dan celana jas hujan, tanpa mengenakan atasan. Penemuan ini segera memicu aksi cepat. Laporan pertama disampaikan kepada Kelian Adat setempat, yang kemudian berkoordinasi dengan kepolisian.

Tak Ada Tanda Kekerasan, Polisi Olah TKP

Tim dari Kepolisian Resor (Polres) Badung, termasuk unit identifikasi, langsung bergerak untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Hasil pemeriksaan awal di lokasi menyimpulkan sebuah titik terang yang suram: tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh WBP yang mengarah pada tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan.


Temuan di TKP (Surat Korban) ditambah pemeriksaan awal tim medis dari Puskesmas Abiansemal II, lebih mengarah pada indikasi bunuh diri. Namun, pihak kepolisian masih menahan diri untuk memberikan pernyataan resmi.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Abiansemal, Kompol I Nyoman Karang Adiputra, belum bersedia memberikan keterangan. Sementara itu, Pejabat Sementara Kepala Subseksi Penerangan Masyarakat (PS Kasubsi Penmas) Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, hanya membenarkan terjadinya peristiwa tersebut tanpa merinci lebih jauh.

Keluarga Tolak Autopsi, Jenazah Langsung Dimakamkan Secara Adat

Dalam perkembangan yang menghentikan proses hukum lebih lanjut, keluarga korban memilih untuk tidak melakukan autopsi terhadap jenazah WBP. Keputusan ini menghormati permintaan dan tradisi keluarga.

Camat Abiansemal, Ida Bagus Putu Mas Arimbawa, menjelaskan bahwa jenazah almarhum telah disemayamkan sesuai adat setempat. "Langsung setelah kejadian itu, nggak kremasi, tapi makingsan di geni (dikubur) sekitar pukul 12.14 Wita di setra (kuburan) desa adat, tempat tinggal korban," jelas Mas Arimbawa.

Proses pemakaman yang cepat ini menutup babak pemeriksaan medis forensik, sekaligus meninggalkan sejumlah pertanyaan yang belum terjawab bagi publik. Motif di balik tindakan tragis WBP masih menjadi misteri, tersimpan dalam kesunyian kebun alpukat keluarga.

Kepolisian diduga akan melanjutkan penyelidikan dengan pendekatan lebih halus, mewawancarai keluarga dan lingkungan terdekat korban untuk mengungkap kondisi psikologis WBP sebelum meninggalkan rumah untuk terakhir kalinya. (MCB)

Catatan Redaksi:
Jika Anda atau orang terdekat mengalami tekanan emosional dan memiliki pikiran untuk mengakhiri hidup, segera hubungi layanan dukungan psikologi seperti 119 Ekstensi 8 atau SehatJiwa Kemenkes (021-188). Bantuan selalu tersedia.

KALI DIBACA