Bali Live Cooking: Eksplorasi Teknologi Dapur Modern untuk Kecepatan dan Kualitas Premium - Warta Global Bali

Mobile Menu

Top Ads

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

Pendaftaran Jurnalis

Klik

Berita Update Terbaru

logoblog

Bali Live Cooking: Eksplorasi Teknologi Dapur Modern untuk Kecepatan dan Kualitas Premium

Tuesday, 24 February 2026

Denpasar Bali, 25/2/2026, WartaGlobal. Id

 23 Februari 2026  Industri kuliner Bali siap menyambut inovasi terkini melalui acara "Bali Live Cooking: Eksplor Teknologi dan Inovasi yang Bikin Dapur Profesional Bekerja Lebih Cepat dan Berkualitas". Event eksklusif ini digelar di Discovery Kartika Plaza Hotel, Bali, pada Sabtu, 21 Februari 2026, mulai pukul 16.30 WITA. 

Hadir sebagai bintang utama Chef Edo dan Chef Kris, acara ini menjanjikan demonstrasi langsung alat-alat canggih yang merevolusi dapur hotel dan restoran profesional.Dalam era pasca-pandemi di mana efisiensi dapur menjadi kunci daya saing, "Bali Live Cooking" menyoroti teknologi seperti oven konveksi pintar, induction cooker berkecepatan tinggi, vacuumizer untuk sous-vide presisi, dan sistem pendingin vakum yang meminimalkan waste makanan hingga 30%. "Ini bukan sekadar demo, tapi workshop praktis untuk chef dan pemilik usaha F&B di Bali agar bisa bersaing dengan standar internasional," ujar penyelenggara melalui kontak resmi.

Discovery Kartika Plaza Hotel, sebagai venue premium di kawasan Kuta, dipilih karena fasilitas dapur mutakhirnya yang sudah mengadopsi teknologi serupa. Event ini terbuka untuk profesional kuliner, pemilik restoran, dan pengusaha makanan-minuman di Bali, dengan kuota terbatas. Peserta bisa booking spot melalui Anggari di 08180559 3385 atau Chef Edo di 0821 7825 7776. Biaya partisipasi belum diumumkan secara resmi, tapi diantisipasi terjangkau untuk jaringan lokal.Chef Edo, yang dikenal dengan kreasi fusion Bali-modern di berbagai resort bintang lima, dan Chef Kris, spesialis inovasi pastry dan live cooking, akan memamerkan bagaimana teknologi ini mempercepat proses memasak hingga 50% sambil menjaga rasa autentik.

 "Di Bali, di mana pariwisata bergantung pada kuliner cepat tapi berkualitas, inovasi seperti ini krusial untuk UMKM F&B," tambah sumber dari asosiasi chef lokal.Acara ini sejalan dengan tren Bali 2026, di mana pemerintah provinsi mendorong digitalisasi industri hospitality melalui program "Bali Culinary Innovation Hub". Bagi jurnalis dan pelaku media seperti di WartaGlobal, ini peluang emas untuk menggali isu sustainability dapur dan adaptasi teknologi impor versus lokal.

KALI DIBACA