Viral! IPBI - SPB Denpasar Gandeng PT Padas Bali Lestari, Limbah Dapur dan Septic Tank Ludes Tak Berbau dalam Hitungan Hari
By
REDAKSI PUSAT
-
Saturday, 30 May 2026
Foto : Rektor IPB Internasional, Prof. Dr. I Made Sudjana, S.E., M.M., CHT., CHA., CTE.(tengah) Bersama Tim Padas Bali Lestari
Denpasar, wartaglobalbali.id – Sebuah gebrakan revolusioner dalam dunia pengelolaan sampah organik dan limbah rumah tangga kembali mencuat dari Pulau Dewata. Menjawab himbauan Gubernur Bali untuk menyelesaikan sampah di sumbernya, PT. Padas Bali Lestari bersama pakar limbah PHRI Bali melakukan audiensi eksklusif dengan Rektor IPB Internasional Denpasar (IPBI - SPB Bali) Jumat (29/5). Hasilnya? Sebuah kolaborasi yang menggebrak dan siap mengubah cara pandang kita terhadap "sampah".
Dalam pertemuan yang digelar di Kampus IPBI - SPB Bali, Gatot Subroto Timur. Jl. Kecak No.12, Tonja, Denpasar Utara itu, hadir Rektor IPB Internasional, Prof. Dr. I Made Sudjana, S.E., M.M., CHT., CHA., CTE. Beliau menerima langsung kunjungan Tim PT Padas Bali Lestari yang dipimpin oleh Komisaris Utama I Made Wiryanata, Direktur Utama Ni Luh Suwarni, SH, serta Dr. I Komang Sutama, SH, SE, MH selaku perwakilan PHRI Bali. Turut mendampingi, Pimred Warta Global Bali, Ev. Maichel Benedictus yang akrab disapa Romo Benny.
Rektor IPB: Kami Sudah Punya Mini TPS3R Go Green Berpenghargaan
Bapak Rektor pun tak menyembunyikan antusiasmenya. Kampus yang berfokus pada pariwisata dan bisnis ini memang sudah memiliki Mini TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) berkonsep Go Green yang bahkan telah mengantongi penghargaan dari Ibu Putri Koster.
Foto : Meninjau Mini TPS3R berkonsep Go Green di Kampus IPBI - SPB Bali bersama Rektor dan Tim Padas Bali Lestari
"Kami sangat concern terhadap sampah berbasis sumber. Namun, kami ingin solusi yang lebih cepat, tepat, dan tidak merepotkan," ujar Prof. Made Sudjana saat meninjau langsung lokasi TPS3R di halaman belakang kampus yang sudah dilengkapi mesin pencacah sampah organik.
Mata beliau pun berbinar ketika tim PT Padas Bali Lestari mempresentasikan produk unggulan mereka: ABG DEGRA.
ABG DEGRA: Bakteri Super yang "Melahap" Sampah dalam Hitungan Hari
Apa itu ABG DEGRA? Bukan sekadar bioaktivator biasa. Produk ini adalah inokulan konsorsium mikroba pengurai unggul alami, terdiri dari bakteri Selulolitik, Lignolitik, hingga Ligno-Selulolitik dengan kepadatan mikroba mencapai 10⁹ - 10¹² cfu/gram.
Sederhananya, ini adalah "tentara kecil" yang sangat agresif mengurai berbagai limbah organik: mulai dari sampah dapur rumah tangga, limbah pertanian, peternakan, hingga limbah hotel dan restoran. Termasuk masalah pelik yang kerap merepotkan para pelaku industri pariwisata: lemak dan air hitam dari septic tank.
Bukti Nyata di Hotel Segara Village: Air Hitam Pekat Jadi Jernih dalam 2 Hari!
Tidak hanya teori, tim langsung bergerak ke Hotel Segara Village Sanur untuk mengecek kondisi nyata. Di hotel tersebut, produk ABG DEGRA telah diaplikasikan pada limbah dapur dan septic tank selama 3 minggu.
Foto : Hasil Nyata Produk ABG DEGRA yang dipakai di Saluran Limbah dapur dan septiktank Hotel Segara Village Sanur Bali, proses cepat, tidak berbau dan memuaskan
Hasilnya? Mencengangkan.
· Limbah Dapur: Air yang awalnya hitam pekat dan mengeluarkan bau tidak sedap, kini terlihat jernih dan tidak berbau.
· Proses Cepat: Hanya dalam 2 hari pemakaian, perubahan drastis mulai terlihat. Dua minggu berselang, timbunan lemak yang menyumbat saluran hancur total. Air limbah mengalir lancar, bersih, dan bebas bau.
Pihak hotel pun berencana untuk melakukan uji laboratorium resmi pada tanggal 1 atau 2 Juni mendatang untuk memastikan kualitas air limbah pasca pengolahan.
Visi Besar: Bali Bebas Sampah, Pariwisata Dunia Makin Berkelas
PT. Padas Bali Lestari hadir tidak hanya sebagai perusahaan, tetapi sebagai gerakan. Visi mereka tegas: menjadikan Bali bersih, indah, lestari, dan bebas dari segala sampah untuk mendukung pariwisata Bali sebagai destinasi dunia.
Misi mereka pun nyata:
1. Menyelesaikan sampah di sumbernya (amanat Pergub No.47 th 2019).
2. Mengolah sampah organik menjadi kompos berkualitas.
3. Meningkatkan nilai ekonomi dari sampah yang diolah.
4. Mengedukasi masyarakat untuk pengelolaan sampah berbasis sumber.
Dengan teknologi ABG DEGRA, mimpi Bali tanpa sampah organik dan limbah berbau bukanlah sekadar wacana. Ini adalah aksi nyata yang sedang berlangsung.
Ketika kampus berprestasi, industri perhotelan, dan perusahaan inovatif bersatu, solusi atas masalah klasik sampah akhirnya ditemukan. Pantau terus kelanjutan uji lab dari Hotel Segara Village. Bisa jadi, ini adalah awal dari revolusi hijau di Bali!