Badung, wartaglobalbali.id – Suasana sakral dan penuh kebersamaan menyelimuti Sekretariat Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Mengwi, Rabu (27/5) pagi. Tepat pukul 07.00 Wita, kumandang takbir menggema, menandai dimulainya Sholat Idul Adha 1447 H yang diikuti oleh warga muslim sekitarnya kurang lebih 500 jamaah.
Bukan sekadar shalat berjamaah biasa, gelaran tahun ini terasa istimewa. Sejak malam takbiran, kawasan Jalan Abianbase No. 189, Kapal, ini sudah dijaga ketat oleh aparat TNI, Polri, dan barisan Banser. Hasilnya, rangkaian ibadah berlangsung aman, khidmat, dan penuh haru.
Sambutan Nendang Ketua MWC: "Ini Rumah Kita Semua!"
Dalam sambutannya yang menggetarkan semangat jamaah, Ketua Tanfidziah MWC NU Kecamatan Mengwi, H.Muhammad Sugeng, menyampaikan Apresiasi yang luar biasa. Ia secara khusus berterima kasih kepada Pemerintah setempat,TNI/POLRI dan pecalang yang sudah bersinergi dan memberikan toleransi antar umat beragama dalam pelaksanakan Ibadah Sholat Idul Adha ini demi terciptanya keindahan dan keharmonisan antar umat beragama.
"Lokasi ini bukan sekadar tanah dan bangunan. Ini adalah rumah bagi Nahdlatul Ulama Kecamatan Mengwi. Rumah yang mengayomi, melindungi,dan mendidik semua dengan mengamalkan ajaran Ahlus Sunnah Wal Jamaah," tegas H.Muh Sugeng disambut takbir jamaah.
Ia juga mendoakan agar setiap langkah kaki jamaah yang hadir dicatat sebagai amal ibadah terbaik di sisi Allah SWT. Transisi menuju pelaksanaan shalat Id dan pengelolaan kurban pun berjalan mulus berkat solidnya koordinasi internal.
Laporan Panitia: 132 Hewan Kurban & Kampung Ijo jadi Pusat Distribusi
Ketua panitia H.Sumiyanto melaporkan, persiapan teknis ibadah kurban tahun ini terbilang masif. Total hewan kurban yang terkumpul di wilayah MWC NU Mengwi mencapai 35 ekor sapi dan 97 ekor kambing. Angka fantastis yang menunjukkan tingginya kesadaran berkurban di lingkungan NU Mengwi.
"Penyembelihan dipusatkan di Kampung Ijo cica dengan ritual Doa yang disaksikan Pengurus dan warga komplek kampung Ijo, Babinsa,Babinkamtibmas,dll. Kami sudah koordinasikan teknis pemotongan dan pembagian daging kurban dibagikan 570 bungkus seluruh pengurus NU sekecamatan mengwi dan warga sekitarnya ujar ketua panitia.
Apresiasi khusus juga disampaikan kepada para pengurus ranting, ibu-ibu Muslimat yang tak kenal lelah menyiapkan konsumsi, serta aparat keamanan yang sigap. "Doakan seluruh rangkaian ini berjalan lancar tanpa hambatan, dan menjadi amal saleh bagi kita semua," harap panitia.
Kejutan dari Wabup Badung: Satu Kambing untuk Warga NU Mengwi Badung
Di tengah khidmatnya acara, muncul kejutan yang membuat jamaah bersorak. Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, secara pribadi menyumbangkan satu ekor kambing untuk MWC NU Kecamatan Mengwi. Langkah ini disambut hangat oleh H. Muhammad Sugeng dan seluruh jamaah sebagai bentuk sinergi pemerintah dengan organisasi keagamaan.
Khotbah Membara: Kisah Keluarga Luar Biasa & Teladan Nabi Ibrahim
Rasa khusyuk memuncak saat salat Id dipimpin oleh Imam dan Khatib, Ustad Anshori Safar, S.ag., dari PCNU Kabupaten Badung dengan bilal Ustad Misnan
Dalam khotbahnya yang menusuk kalbu, Ustad Anshori menggugah kesadaran jamaah tentang makna pengorbanan sejati. Ia menyinggung betapa Hari Raya Idul Adha sejatinya mengingatkan setiap muslim pada "sebuah keluarga yang luar biasa."
"Siapa lagi kalau bukan keluarga Nabi Ibrahim AS, bapaknya para nabi dan rasul. Dialah teladan yang diceritakan dari masa ke masa, hingga turun kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW," ujar Ustad Anshori Safar dengan suara lantang.
Ia menjelaskan bahwa orang-orang yang benar-benar bertakwa kepada Allah tidak akan pelit dalam berkurban. "Ketakwaan bukan hanya diukur dari darah hewan yang mengalir, tapi seberapa besar kita meneladani ketaatan Ibrahim dan kesabaran Ismail," tambahnya.
Usai shalat, suasana haru masih terasa. Jamaah berpelukan, bersalam-salaman, dan bersiap menuju Kampung Ijo untuk menyaksikan prosesi pemotongan hewan kurban. Idul Adha di Mengwi tahun ini bukan hanya tentang ritual, tapi tentang kebersamaan, keteladanan, dan kejutan yang membahagiakan. (MCB)
KALI DIBACA

