Koper Digembosi Misterius di Garuda, Wisatawan Asal Bali: 'Mafia' Bandara atau Petugas Kesurupan? - Warta Global Bali

Mobile Menu

Top Ads

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

Pendaftaran Jurnalis

Klik

Berita Update Terbaru

logoblog

Koper Digembosi Misterius di Garuda, Wisatawan Asal Bali: 'Mafia' Bandara atau Petugas Kesurupan?

Wednesday, 25 March 2026

Foto : Kerusakan kunci koper penumpang dari Denpasar - Narita Jepang, Selasa 25/3 di Bandara Ngurah Rai dengan pesawat Garuda Indonesia 

Bali, WargaGlobalBali.id – Perjalanan panjang dari Pulau Dewata ke Negeri Sakura seharusnya menjadi mimpi indah. Tapi bagi Malikha Aryatantra, pengalaman terbang dengan Garuda Indonesia rute Denpasar-Narita pada Selasa (25/3) kemarin malah berakhir dengan drama ala film detektif.


Bukan karena ketinggalan pesawat atau bagasi tertukar, melainkan karena koper kesayangannya diobok-obok dengan gaya yang sangat tidak sopan. Si koper yang setia menemani perjalanan tiba-tiba "terluka parah" dengan kunci penguncinya rusak bak digembosi preman pasar.

Menurut penuturan Malikha kepada WargaGlobalBali.id, ia berangkat dengan penuh semangat dari Bandara I Gusti Ngurah Rai. Boarding pass sudah menggenggam manis, dengan jadwal check-in sekitar pukul 23.00 Wita dan pesawat lepas landas dini hari pukul 00.50.

Foto : Tiket boarding pass 
"Tiba di Narita pagi-pagi sekitar jam 09.00 waktu Bali (atau jam 10.00 waktu Jepang), saya seneng banget. Eh, pas ambil koper di carousel, saya kaget setengah mati. Kuncinya rusak, dicongkel! Hati saya langsung byur, campur aduk antara kesel dan mikir, ini siapa yang hobi banget lihat isi koper orang?" ujar Malikha dengan nada geram yang dibungkus humor.

Dengan sigap, Malikha yang merasa haknya sebagai penumpang (dan hak koper pribadinya) terusik, langsung bergerak. Ia pun berharap pihak Garuda Indonesia dan tim keamanan Bandara Ngurah Rai segera bertindak bak detektif Conan. Permintaan tegasnya sederhana: lacak rekaman CCTV dari titik nol.

"Mari kita mainkan filmnya dari awal. Mulai dari check-in counter, kemudian ke titik di mana barang-barang naik ke conveyor belt, sampai ke bagian dalam pesawat. Di mana persisnya maling cilik itu mencongkel kunci saya? Kita putar rekamannya biar terang benderang," pintanya dengan gaya bicara yang khas.

Malikha juga menyindir bahwa ini bukan hanya soal koper, melainkan soal kenyamanan dan keamanan penumpang. "Ini kan jaman serba digital. Masa koper kita di pesawat sekelas Garuda malah jadi ajang kuis tebak-tebakan 'siapa pelakunya'. Kita butuh tindakan cepat, Pak Ogah Bandara dan pihak maskapai. Jangan sampai penumpang jadi waswas dan bawa koper dikunci rantai motor."

Hingga berita ini diturunkan, pihak Garuda Indonesia dan otoritas bandara belum memberikan keterangan resmi. Namun, para netizen sudah ramai menyuarakan dukungan. Banyak yang berkomentar agar kasus ini tidak berakhir jadi sekadar "pengalaman pahit" tanpa kejelasan.

"Semoga pihak maskapai dan keamanan bandara segera memberikan atensi. Ini bukan hanya koper saya yang digembosi, ini nyawa perjalanan saya yang digembosi juga!" pungkas Malikha dengan tawa getir.

Kami akan terus memantau apakah ada plot twist menarik dari penyelidikan CCTV ini. Semoga kasus ini cepat selesai, dan pelaku "pengrusak koper misterius" segera terungkap!

(MCB)


KALI DIBACA