GILA! Shelter Anabul di Bali Punya 230 Anjing, Tapi Masih Banyak yang Tutup Mata! Pembina Yayasan Sentil Keras: "LUPAIN PERMASALAHAN PRIBADI, AYO BERGERAK BERSAMA!" - Warta Global Bali

Mobile Menu

Top Ads

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

Pendaftaran Jurnalis

Klik

Berita Update Terbaru

logoblog

GILA! Shelter Anabul di Bali Punya 230 Anjing, Tapi Masih Banyak yang Tutup Mata! Pembina Yayasan Sentil Keras: "LUPAIN PERMASALAHAN PRIBADI, AYO BERGERAK BERSAMA!"

Sunday, 19 April 2026

Foto : (kiri) Ketua Yayasan Suara Kasih Satwa Indonesia Michelle Angel dan Pembina Yayasan (kanan) Maria Rini, Konferensi Pers bersama awak media, Minggu 19/4 di Chao Cafe Kedampang Kerobokan Bali 

BALI, wartaglobalbali.id – Minggu 19/4, Dunia penyelamatan hewan di Bali lagi panas! Di tengah populasi anjing terbesar se-Asia yang kian tak terkendali, Yayasan Suara Kasih Satwa Indonesia justru bergerak seperti tim khusus. Nggak tanggung-tanggung, mereka sudah menampung 230 lebih anjing rescue di dua shelter! Dan sekarang, mereka siap membangun markas besar baru.

Tapi tunggu dulu. Di balik aksi heroik ini, ada sentilan pedas yang bikin para "pahlawan" shelter lain mungkin bergidik.

Ketua Yayasan: Bukan Sekedar Kasihan, Tapi Aksi!

Michelle Angel, Ketua Yayasan Suara Kasih Satwa Indonesia, menegaskan bahwa lembaga non-profit ini bukan yayasan abal-abal. Mereka sudah 3 tahun menjadi partner resmi platform penggalangan dana KITA BISA.COM. Artinya? Mereka punya legalitas, mereka punya program kerja, dan mereka punya nyali!

"Shelter kami khusus merescue anabul dalam kondisi emergency. Nggak cuma ngumpulin, kami juga steril rutin, vaksin rabies, bahkan bikin program BERBAGI pakan ke shelter lain yang kesusahan," tegas Michelle.

Bahkan, yayasan ini berani meng-edukasi warga sekitar cara merawat anjing. Visinya gila-gilaan: membangun shelter super besar yang menggabungkan dua lokasi, plus punya tim khusus rescue, adopsi, dan program volunteer. "Biar koordinasi nggak kayak pasar kaget!" sindirnya.

Pembina Ibu Maria Rini: STOP JAGO KANDANG!

Nah, ini dia yang paling nendang. Pembina Yayasan, Ibu Maria Rini, buka suara dengan nada yang bisa bikin banyak shelter lain di Bali turun mesin.

"Harapan kami, yuk teman-teman shelter lainnya bersatu! Saling membantu, saling berbagi, saling menyelamatkan, khususnya anjing-anjing Bali."

Dengan mata berapi-api, Ibu Maria nggak ragu menyentil mentalitas "jago kandang" yang sering terjadi di komunitas penyelamat hewan.

"Karena seperti yang kita tahu, populasi anjing di Bali terbesar se-Asia. Jadi harapan saya, sudah lah, lupakanlah permasalahan pribadi ataupun apapun. "

Sarkasnya mengental:
"Yuk kita bersatu, sesama shelter, sesama penampungan, sesama feeder, untuk saling membantu, saling mendukung, saling berkolaborasi. Untuk anjing-anjing Bali yang terlantar, yang sangat membutuhkan bantuan, apalagi yang kondisinya emergensi."

Artinya? Buat yang masih sibuk drama internal, rebutan donasi, atau saling jatuhkan antar sesama "pecinta binatang" – kalian salah sasaran! Sementara anjing dan kucing di Bali mati-matian di jalanan, kalian malah asyik perang urat syaraf?

Fakta Mencengangkan: Populasi Anjing Bali Nomor 1 Se-Asia!

Berdasarkan data, populasi anjing liar di Bali memang sudah seperti bom waktu. Rabies masih mengintai, angka sterilisasi masih minim, dan shelter-shelter kecil kebanyakan kewalahan. Tapi yayasan ini nekat. Mereka bahkan membantu warga sekitar shelter untuk steril gratis.

230 anjing yang sudah mereka rescue bukan angka kecil. Itu artinya 230 nyawa yang selamat dari got, dari racun, atau dari tabrakan. Dan tahun ini, mereka mau bangun shelter baru biar nggak semrawut lagi.

Saatnya Berhenti Jadi "Pahlawan Salfok"!

Pesan Ibu Maria Rini jelas seperti kaca: Bersatu atau tenggelam sama-sama. Jangan sampai niat baik menyelamatkan anjing Bali justru terhambat oleh ego sektoral.

"Kolaborasi, bukan kompetisi. Berbagi, bukan pamer donasi."

Nah, para shelter dan feeder di Bali, siapkah kalian menerima tantangan ini? Atau kalian akan tetap sibuk dengan urusan pribadi sementara ribuan anjing terlantar menunggu ajal? 

#SuaraKasihSatwa #ShelterBaliBersatu #AnjingBaliDaruratDarurat #MichelleAngel #MariaRini #ViralBali #StopDramaMulaiAksi

(wartaglobalbali.id)

KALI DIBACA