RAID IMIGRASI NGURAH RAI JERAT 13 WNA BANDAR DOKUMEN PALSU & PROSTITUSI ONLINE - Warta Global Bali

Mobile Menu

Top Ads

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

Pendaftaran Jurnalis

Klik

Berita Update Terbaru

logoblog

RAID IMIGRASI NGURAH RAI JERAT 13 WNA BANDAR DOKUMEN PALSU & PROSTITUSI ONLINE

Monday, 13 April 2026


Badung  Bali , 14/4/2026, WartaGlobal. Id
Tak lagi jadi surga aman bagi WNA nakal. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai menggelar operasi kilat Wirawaspada 2026, menjaring belasan WNA bermasalah mulai dari pemalsuan visa hingga prostitusi daring. Sebanyak 13 orang dari Nigeria, Uganda, Tanzania, hingga Rusia digeledah dan kini menghadapi deportasi atau blacklist permanen.

Operasi intensif sejak awal April ini menyasar titik rawan di Kuta Utara, Kerobokan Kelod, dan ranah siber. Pada Rabu (8/4), dua WNA Afrika jadi sasaran utama: AKC (Nigeria) pegang ITAS Investor lewat perusahaan fiktif, sementara SM (Uganda) nekat pakai dokumen palsu untuk ITAS Remote Worker. Tak berhenti di situ, tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasi (Inteldakim) merangkul dunia maya, menangkap KP dan VB (Rusia) yang diduga jual jasa prostitusi online di Bali.

Kamis (9/4) eskalasi makin panas. Operasi gabungan dengan BAIS TNI dan Satpol PP Badung menyisir Jalan Poppies, Kuta, meraih enam WNA lagi: AFL dan ATK (Tanzania) overstay berbulan-bulan; CN, MN, RN (Uganda) operasi gelap tak sesuai visa; serta CA (Nigeria) dengan paspor kadaluarsa dan dugaan pemalsuan total.

Semua pelaku kini diinterogasi di Kantor Imigrasi Ngurah Rai. Sanksi? Deportasi kilat atau penangkalan seumur hidup, sesuai UU Keimigrasian.
Kepala Imigrasi Ngurah Rai, Bugie Kurniawan, angkat bicara tegas: "Bali terbuka lebar buat turis patuh, tapi buat pengacau dengan visa fiktif atau prostitusi online, deportasi adalah harga mati. Kedaulatan negara tak bisa ditawar!"

Wirawaspada 2026 ini jadi senjata nasional Dirjen Imigrasi, serentak di seluruh Indonesia. Masyarakat diajak lapor: lihat WNA mencurigakan? Laporkan segera untuk amankan Bali dan NKRI.

KALI DIBACA
Memuat konten...