Ribuan Hati Berpadu dalam Iman di JKI Shalom: MPUK Badung Gaungkan “Warisan Iman” dan Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan - Warta Global Bali

Mobile Menu

Top Ads

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

Pendaftaran Jurnalis

Klik

Berita Update Terbaru

logoblog

Ribuan Hati Berpadu dalam Iman di JKI Shalom: MPUK Badung Gaungkan “Warisan Iman” dan Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan

Monday, 4 May 2026

Foto : Fellowship MPUK (Musyawarah Pelayanan Umat Kristen) Badung yang digelar pada Senin (04/05/2026) di Gereja JKI SHALOM, Dalung

Badung, wartaglobalbali.id – Nuansa kekeluargaan dan semangat kebersamaan menyelimuti pertemuan Fellowship MPUK (Musyawarah Pelayanan Umat Kristen) Badung yang digelar pada Senin (04/05/2026) di Gereja JKI SHALOM, Dalung. Mengusung tema "Warisan Iman", acara yang berlangsung dari pukul 10.00 hingga 12.40 WITA ini dihadiri oleh 64 orang peserta dengan antusiasme tinggi.

Sentuhan Tema yang Menyentak Kesadaran

Fellowship kali ini terasa istimewa. Bukan sekadar rutinitas ibadah, MPUK Badung ingin menanamkan fondasi rohani yang kuat di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern. Ketua MPUK Badung, Pdt. Jonathan Soeharto, S.H., M.Th., C.Med., dalam sambutan pembukaannya (open speech) menegaskan kesatuan dalam tubuh Kristus lewat Fellowsip atau Persekutuan bersama hamba - hamba Tuhan di kabupaten Badung senantiasa dilakukan untuk saling support baik itu dalam pelayanan maupun administrasi resmi dari Pemerintah Daerah khususnya di Badung.

Foto : Ketua MPUK Badung, Pdt. Jonathan Soeharto, S.H., M.Th., C.Med memberikan sambutan 
"Kita bisa memberikan apa yang kita mampu bersinergi dengan pemerintah daerah. Warisan iman lewat pelayanan bersama dimulai dari sebuah kesadaran berorganisasi yang baik kepada para pendeta di Badung," tegas Pdt. Jonathan yang juga dikenal dengan sapaan akrabnya sebagai rohaniwan multidisiplin itu.

Pembawa Firman: Kenali Allahmu, Bukan Sekadar Tahu Namanya

Puncak acara diisi dengan khotbah inspiratif oleh Gembala Sidang JKI SHALOM, Pdt. Putu Sudinegara. Menggali kitab 1 Tawarikh 28:9, Pdt. Putu membedah dua poin besar yang mengguncang jemaat:

1. "Kenalilah Allahmu" – Penegasan bahwa pengertian intelektual saja tidak cukup. Pengenalan akan Allah harus melibatkan hati, jiwa, dan tindakan sehari-hari.
2. "Tuhan Berkenan Ditemui" – Sebuah konsep revolusioner di mana jemaat diingatkan bahwa Allah bukanlah sosok yang jauh dan angker, melainkan rindu memiliki relasi pribadi dengan umat-Nya.

Foto : Pdt. Putu Sudinegara. Menggali kitab 1 Tawarikh 28:9

Memperkuat pesan tersebut, Pdt. Putu mengutip Ibrani 12:7-8 tentang pendidikan ilahi (teguran dan disiplin) sebagai bukti keintiman seorang Bapa kepada anak-anak-Nya. "Jika Tuhan tidak pernah menegurmu, mungkin kau bukan anak kandung. Tapi jika kau sering ditegur, itu relasimu luar biasa," ujarnya disambut suasana haru.

Doa berkat kemudian dilantunkan oleh Pdt. Andreas Hendry, yang juga bertindak sebagai Sekretaris 1 MPUK Badung, menandai berakhirnya sesi ibadah utama.

Sosialisasi BPJS: Jaminan for All, Termasuk Pekerja Informal

Tak hanya urusan akhirat, MPUK Badung juga menyentuh urusan duniawi yang vital. Dalam sesi sosialisasi yang interaktif, Bapak Meindert Mumu dari BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai perlindungan tenaga kerja.

Berbeda dari biasanya, sosialisasi kali ini fokus pada dua kategori besar: Penerima Upah (PU) dan non-Penerima Upah/BPU (Informal). Bapak Meindert dengan lugas menjelaskan bahwa pekerja informal seperti petani, nelayan, pelaku UMKM, hingga pekerja seni juga wajib dilindungi.

Setidaknya ada tiga manfaat utama yang ditekankan:

1. Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) – Perlindungan penuh saat bekerja hingga dalam perjalanan.
2. Jaminan Kematian (JKM) – Santunan bagi ahli waris jika peserta meninggal bukan karena kecelakaan kerja.
3. Jaminan Hari Tua (JHT) – Tabungan hari tua yang bisa diambil saat peserta memasuki masa pensiun atau mengundurkan diri.

Foto : Presentasi BPJS Ketenagakerjaan Penerima Upah (PU) dan non-Penerima Upah/BPU (Informal). Bapak Meindert Mumu

"Ini bukan sekadar iuran, ini adalah investasi kemanusiaan. Kami ingin memastikan tidak ada lagi komunitas Kristen yang rentan secara ekonomi karena tidak terlindungi," tegas Meindert Mumu di hadapan peserta yang mayoritas adalah tokoh masyarakat dan penggiat sosial.

Penutup yang Sarat Berkah

Acara yang padat materi ini ditutup dengan doa penutup yang khusyuk oleh Pdt. Kurniawan Umbu. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, tertib, dan diakhiri dengan sesi foto bersama serta ramah tamah khas persaudaraan seiman.

Kesan Peserta: "Campuran Sempurna"

Salah satu peserta, Ibu Maria (50), mengaku puas dengan rangkaian acara. "Isi firman sangat membangun iman, tapi sosialisasi BPJS juga membuka mata saya untuk mendaftarkan asisten rumah tangga saya. Mantap sekali MPUK Badung," ujarnya.

Fellowship ditutup dengan seruan terkenal: "Demikian, Tuhan Yesus memberkati."
(MCB)

KALI DIBACA