Kembalikan Rp5,25 Miliar ke Bareskrim, Dude Harlino Ambil Sikap Moral di Tengah Skandal Investasi DSI - Warta Global Bali

Mobile Menu

Top Ads

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

Pendaftaran Jurnalis

Klik

Berita Update Terbaru

logoblog

Kembalikan Rp5,25 Miliar ke Bareskrim, Dude Harlino Ambil Sikap Moral di Tengah Skandal Investasi DSI

Friday, 24 July 2026


Poto Istimewa: afkan 
Jakarta – Medan Pers.
Di tengah menguatnya penyidikan kasus dugaan penipuan investasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) PT Dana Syariah Indonesia (DSI), aktor Dude Harlino mengambil langkah yang menarik perhatian publik. Didampingi kuasa hukumnya, Haris Azhar, Dude menyerahkan uang honor sebesar Rp5,25 miliar kepada penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri.

   Dana tersebut merupakan akumulasi honor yang diterima Dude Harlino bersama istrinya, Alyssa Soebandono, saat menjadi brand ambassador PT DSI dalam kerja sama promosi sepanjang 2022 hingga 2025.

   Langkah ini menjadi sorotan karena dilakukan bukan atas dasar kewajiban hukum, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap ribuan korban yang diduga mengalami kerugian akibat investasi tersebut.

   Kuasa hukum Dude, Haris Azhar, menegaskan bahwa kliennya tidak berstatus tersangka. Hingga kini, Dude hanya dimintai keterangan sebagai saksi dan tidak ditemukan indikasi keterlibatan dalam dugaan tindak pidana yang sedang diusut.

   "ni merupakan inisiatif pribadi sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban. Secara hukum Dude tidak memiliki persoalan, tetapi secara moral ia merasa perlu membantu proses pemulihan kerugian," ujar Haris Azhar.
Penyidik Bareskrim Polri telah menyita uang Rp5,25 miliar tersebut sebagai bagian dari proses asset tracing untuk memaksimalkan pengembalian aset kepada para korban.

   Kasus PT DSI sendiri disebut sebagai salah satu perkara investasi bermasalah dengan nilai kerugian yang diperkirakan mencapai Rp2,4 triliun. Sejumlah petinggi perusahaan, termasuk direksi dan pendiri, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara yang juga menjerat dugaan TPPU.

   Sikap Dude Harlino menuai beragam respons. Di satu sisi, langkah tersebut dinilai sebagai bentuk empati dan itikad baik terhadap korban. Namun di sisi lain, kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa figur publik yang menjadi wajah promosi sebuah produk atau investasi memiliki tanggung jawab moral yang besar, meskipun belum tentu memikul tanggung jawab pidana.

   Bagi masyarakat, perkara ini menjadi pelajaran penting agar tidak mudah menaruh kepercayaan pada sebuah investasi hanya karena dipromosikan oleh tokoh terkenal. Kredibilitas seorang publik figur bukanlah jaminan bahwa suatu produk telah memenuhi aspek legalitas maupun keamanan investasi.

   Dude Harlino sendiri menyatakan bahwa peristiwa ini menjadi pembelajaran besar dalam perjalanan kariernya. Ia berharap langkah yang diambilnya dapat membantu proses pemulihan aset bagi para korban sekaligus menjadi pengingat agar lebih berhati-hati dalam memilih kerja sama komersial di masa mendatang.


Afkan.

KALI DIBACA