
TABANAN, BALI – Warta Global.Id. Semangat menghargai jasa para pahlawan tidak boleh berhenti pada seremoni. Pesan itulah yang tampak dalam kegiatan tabur bunga dan penanaman pohon di Taman Makam Pahlawan (TMP) Tabanan. Minggu (9/8/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Forum Komunikasi Putra Putri Udayana (FKPPU) tersebut dihadiri berbagai unsur masyarakat dan organisasi, termasuk Setya Kami Pancasila (SKP) Provinsi Bali.
DPW SKP Provinsi Bali hadir dengan diwakili Wakil Ketua Arjun bersama jajaran. Kehadiran tersebut menjadi bentuk partisipasi organisasi dalam menjaga nilai-nilai perjuangan, nasionalisme, sekaligus mempererat hubungan sosial dengan masyarakat.
Ketua Umum FKPPU, Ng Irwan Soedharnoto, memimpin langsung rangkaian upacara. Kegiatan diawali dengan upacara dan peletakan karangan bunga sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan pohon yang secara simbolis diwakili oleh Dandim 1619 Tabanan Letkol Inf. Mohammad Arifianto, S.I.P., bersama Kepala Dinas Sosial P3A Provinsi Bali Dr. AA Sagung Mas Dwipayana, M.Kes.
Tabur bunga dan penanaman pohon menjadi dua pesan yang berjalan beriringan. Tabur bunga mengingatkan generasi hari ini terhadap pengorbanan para pahlawan, sementara penanaman pohon menjadi simbol tanggung jawab terhadap masa depan lingkungan dan generasi mendatang.
Bagi SKP Provinsi Bali, kegiatan tersebut tidak hanya dipandang sebagai agenda seremonial. Organisasi itu menegaskan komitmennya untuk terus membawa semangat perjuangan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Dengan semangat juang 1945 dan jiwa kebangsaan yang tinggi, kita jalin persaudaraan yang erat dengan masyarakat demi terwujudnya Indonesia Emas.”
Pesan tersebut menjadi relevan di tengah tantangan kebangsaan yang semakin kompleks. Semangat nasionalisme tidak cukup hanya dikumandangkan dalam upacara, tetapi harus diwujudkan melalui kepedulian sosial, menjaga persatuan, serta memberikan kontribusi nyata kepada lingkungan.
SKP Provinsi Bali juga menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan dengan menyerahkan pupuk organik secara simbolis kepada Ketua Umum FKPPU. Pupuk tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung perawatan tanaman yang telah ditanam.
Kegiatan di TMP Tabanan itu akhirnya bukan hanya meninggalkan jejak berupa pohon yang ditanam. Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa penghormatan terhadap pahlawan harus diterjemahkan ke dalam tindakan nyata.
Sebab, bangsa yang besar bukan hanya bangsa yang mampu mengenang sejarah, tetapi bangsa yang mampu meneruskan nilai perjuangan itu dalam kehidupan sehari-hari.
Partisipasi SKP Provinsi Bali dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa organisasi kemasyarakatan memiliki ruang penting untuk ikut menjaga api nasionalisme sekaligus membangun kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Dari TMP Tabanan, pesan itu kembali ditegaskan: menghormati pahlawan bukan sekadar menabur bunga, tetapi melanjutkan perjuangan melalui pengabdian.
Afkan.

.jpg)