
SURABAYA, wartaglobalbali.id, Selasa 3/8/2026 – Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanjung Perak tidak hanya mengerahkan Kapal Negara Patroli KN. Grantin P.211, namun juga menurunkan puluhan personel di berbagai titik strategis untuk mendukung operasi evakuasi korban kebakaran KM. Mutiara Sentosa II. Personel dikerahkan mulai dari Pelabuhan Kalianget, Dermaga Koarmada II, hingga Posko Crisis Center di Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak.
Bantu Evakuasi dari KN. SAR Permadi di Kalianget
Personel Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Perak yang bertugas di atas KN. Masalembo turut serta melaksanakan bantuan evakuasi korban dari KN. SAR Permadi di Pelabuhan Kalianget, Sumenep. Sebelumnya, KN SAR 249 Permadi membawa lima dari sembilan orang korban yang dievakuasi melalui Pelabuhan Kalianget. Korban kemudian dipindahkan ke KN Masalembo untuk dibawa menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Kapal negara patroli tersebut diperkirakan tiba di Tanjung Perak pada siang hingga malam hari.

Dukung Evakuasi KRI Nala-363 di Koarmada II
Personel Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Perak juga diterjunkan untuk membantu proses evakuasi korban dari KRI Nala-363 di Dermaga Madura Koarmada II Surabaya. Kapal perang TNI AL tersebut sandar pada pukul 08.40 WIB dengan membawa 30 korban selamat dan dua korban meninggal dunia. Para korban selanjutnya menjalani pemeriksaan kesehatan dan pendataan di Gapura Surya Nusantara. Secara total, KRI Nala-363 mengevakuasi 32 orang, dengan dua orang dirawat di RS PHC dan dua orang lainnya meninggal dunia.
Bantu Kedatangan Korban di Dermaga Jamrud
Tak hanya di Koarmada II, personel Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Perak juga membantu proses kedatangan korban dari berbagai kapal di Dermaga Jamrud Pelabuhan Tanjung Perak. Proses evakuasi di Pelabuhan Tanjung Perak berlangsung secara bertahap sejak Minggu (2/8) malam. Kapal-kapal yang telah membawa korban ke darat antara lain KM Meratus Pematang Siantar yang mengangkut 133 orang, Kapal Selaras Mas dengan 13 penumpang selamat, serta Kapal Mutiara Ferindo 1 yang membawa delapan korban selamat dan satu korban meninggal dunia.
Siaga di Posko Crisis Center GSN
Personel Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Perak juga disiagakan di Posko Crisis Center di Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak guna membantu penanganan korban. Di posko terpadu tersebut, petugas PLP bersama unsur SAR lainnya membantu proses penerimaan korban, pemeriksaan medis, verifikasi identitas, serta pendataan.

Pendampingan Kunjungan Pejabat Negara
Kepala Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Perak Capt. Rusmanu, S.H., M.M., M.Mar., turut mendampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi saat melaksanakan kunjungan di GSN Pelabuhan Tanjung Perak pada Minggu malam (2/8). Dalam kunjungannya, Menhub memastikan proses evakuasi dan pelayanan bagi penumpang selamat berjalan lancar serta mengoordinasikan pencocokan data manifes penumpang dengan korban yang berhasil dievakuasi.
Selain itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa beserta Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto juga melaksanakan kunjungan dan koordinasi pelaksanaan penanganan korban di GSN Pelabuhan Tanjung Perak. Khofifah menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam serta memastikan Pemprov Jatim terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mempercepat proses evakuasi.
Tak hanya itu, Kepala Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Perak juga mendampingi kunjungan Wakil Menteri Perhubungan Suntana di GSN Pelabuhan Tanjung Perak. Wamenhub memastikan para korban yang selamat mendapatkan pelayanan medis yang optimal serta perlindungan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Perak akan terus berkomitmen menjalankan tugas dan fungsinya dalam menjaga keselamatan dan keamanan pelayaran, serta senantiasa siap memberikan dukungan terbaik dalam setiap operasi kemanusiaan di wilayah perairan Indonesia. (MCB)
KALI DIBACA

