
Rombongan Kemhan RI dipimpin langsung oleh Kolonel Inf. Ruddy Hermawan, S.H., S.I.P., bersama tujuh perwira lainnya. Dalam kunjungan kerja ini, Tim Kemhan RI difasilitasi dan diakomodir oleh Manajemen Magnum Estate Internasional, yang diwakili oleh jajaran direksi, yakni Komisaris Jonathan Soeharto, S.H., M.Th., C.Med., (sekaligus sebagai Koordinator penghubung Bela Negara Kemhan RI) , Direktur Umum Bogank Serpiyadi, Diana Zakharova, serta Charles B. Siringgo, S.H.

Rangkaian Penyambutan VIP
Berdasarkan jadwal yang diterima redaksi, rangkaian kegiatan dimulai pada Minggu, 20 September 2026. Sebanyak tujuh tamu VIP dijadwalkan tiba di Bali dan langsung menginap di The Umalas Signature.
Puncak penyambutan berlangsung pada Senin, 21 September 2026, dengan kedatangan Brigadir Jenderal TNI Parluhutan Marpaung, S.I.P., M.Han. Perwira tinggi TNI-AD yang saat ini menjabat sebagai Kepala Pusat Bela Negara (Kapus Belneg) Badan Cadangan Nasional Kemhan RI tersebut tiba di Bali beserta ajudannya.

Setibanya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Brigjen TNI Parluhutan Marpaung akan dijemput oleh Koordinator Penghubung Jonathan Soeharto, S.H., M.Th., C.Med., beserta tim. Selanjutnya, rombongan menuju The Umalas Signature untuk menghadiri acara Pembukaan Latihan Kader Bela Negara yang diselenggarakan oleh Panitia GBN keesokan harinya.
Magnum Estate Internasional Dukung Pemerintah Bali
Magnum Estate Internasional dikenal sebagai perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) terkemuka di kawasan Badung, Umalas. Selain berperan sebagai investor, manajemen Magnum Estate Internasional secara konsisten memberikan dukungan terhadap berbagai program Pemerintah Bali, termasuk kegiatan strategis di bidang pertahanan dan bela negara.
Kehadiran para perwira tinggi TNI dan pejabat Kemhan RI di Bali diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, serta elemen masyarakat dalam membangun kesadaran bela negara. Latihan Kader Bela Negara tingkat pratama ini menjadi momentum penting bagi Toga, Todat, Tomas, Ormas, dan komunitas untuk meningkatkan kapasitas serta kontribusi nyata dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (MCB)

.jpg)