
Bali, wartaglobalbali.id – Semangat pelayanan rohani di Provinsi Bali mendapat suntikan energi baru yang signifikan. Bertempat di GPdi Getsemani Kuta, Sabtu (10/10/2026), Persekutuan Gereja-gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) Provinsi Bali sukses menggelar pertemuan akbar yang dirangkai dengan penyerahan bantuan alat pendukung pelayanan serta seminar bertema Akhir Zaman.
Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga sore hari ini menjadi momen bersejarah bagi ratusan hamba Tuhan lintas denominasi di seluruh Provinsi Bali. Acara ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap efektivitas pelayanan rohani di wilayah Bali dan sekitarnya, dengan penekanan pada pemanfaatan teknologi dan pemahaman teologis yang mumpuni.
Donasi Alat Pendukung: LED Proyektor hingga Flash Disk
Dalam laporan distribusinya, Koordinator Donatur untuk Pembagian LED Proyektor di seluruh Indonesia, Ev. Letkol Purn. Kalpen Sahiundaleng, S.Th., M.M., menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Ketua PGPI Provinsi Bali atas koordinasi yang solid. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi kanal berkat bagi para pelayan Tuhan.

"Sebanyak 46 buku rohani, satu unit LCD proyektor per peserta, dan flash disk berkapasitas 32 GB telah dibagikan untuk mendukung pelayanan," ujar Ev. Kalpen dalam laporannya.
Bantuan ini diharapkan dapat menjadi instrumen penting dalam menunjang tugas penginjilan dan pengajaran di gereja masing-masing. Sementara itu, Koordinator PGPI Pusat untuk pembagian LED Proyektor, Ev. Bambang Edianto, M.M., juga menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran acara dari awal hingga akhir.
"Acara berjalan lancar berkat pertolongan Tuhan. LED ini diharapkan benar-benar bermanfaat bagi pelayanan para hamba Tuhan di Bali dan sekitarnya. Semua kegiatan ini kita lakukan demi hormat dan kemuliaan Tuhan," ungkapnya penuh syukur.
Seminar Akhir Zaman: Membekali Hamba Tuhan dengan Pemahaman Tanda Zaman
Rangkaian kegiatan tidak berhenti pada penyerahan bantuan material. PGPI juga menggelar Seminar Akhir Zaman yang menghadirkan narasumber sekaligus donatur, Drs. Yunus Ciptawilangga, M.B.A. Seminar ini dipresentasikan di hadapan ratusan hamba Tuhan dari berbagai denominasi gereja, difasilitasi langsung oleh pengurus pusat PGPI.

Ketua PGPI Provinsi Bali, Pdt. Jonathan Soeharto, S.Th., M.Th., C.Med., CPLA., dalam sambutannya menegaskan bahwa seminar ini bertujuan agar para peserta memahami situasi akhir zaman dan tanda-tanda zaman yang perlu disikapi dengan bijak dalam pelayanan.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada para fasilitator dan koordinator dari pusat dan nasional. Distribusi perangkat dan buku ini tidak hanya untuk Bali, tetapi juga akan menjangkau kota-kota lain di Indonesia," ujar Pdt. Jonathan.
Ia juga menambahkan bahwa ucapan terima kasih khusus disampaikan kepada pimpinan pusat PGPI atas dukungan penuh terhadap terselenggaranya acara ini.
Rangkaian Acara yang Khidmat dan Terstruktur
Sejak pukul 08.00 WITA, para peserta mulai melakukan registrasi. Acara dibuka dengan pujian dan doa pembukaan pada pukul 09.00 WITA, dilanjutkan dengan sambutan dari PGPI Bali serta arahan dari koordinator donatur. Sesi seminar berlangsung intensif dalam tiga sesi utama, dengan jeda coffee break dan makan siang yang dimanfaatkan untuk mempererat tali persaudaraan antar denominasi.

Puncak acara terjadi pada pukul 15.00 WITA, di mana dilakukan foto bersama, doa penutup, dan penyerahan LED serta buku rohani secara simbolis oleh donatur. Akhirnya seluruh bantuan diserahkan secara penuh kepada para penerima pada pukul 15.30 hingga 16.30 WITA.
Tugas dan Harapan ke Depan
Para penerima bantuan diharapkan dapat memanfaatkan perangkat LED, buku, dan flash disk tersebut secara maksimal untuk mendukung pelayanan di wilayah PGPI Provinsi Bali. Koordinator PGPI Provinsi Bali akan memastikan distribusi perangkat dan buku berjalan lancar ke seluruh peserta. Selain itu, para peserta seminar diharapkan menerapkan pengetahuan dari Seminar Akhir Zaman dalam pelayanan masing-masing.
Dengan terselenggaranya acara ini, PGPI Provinsi Bali berharap dapat terus membawa berkat dan kemuliaan bagi Tuhan, serta semakin memperkuat persatuan gereja-gereja Pentakosta di Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan pelayanan di era modern ini. (MCB)

.jpg)