Jenderal Kopassus Mayjen TNI Putra Widiastawa Ditunjuk Jadi Pangdam IX/Udayana - Warta Global Bali

Mobile Menu

Klik

Raning Taxt Berita

Memuat berita...

More News

logoblog

Jenderal Kopassus Mayjen TNI Putra Widiastawa Ditunjuk Jadi Pangdam IX/Udayana

Wednesday, 7 October 2026
Foto : Mayjen TNI Putra Widiastawa lahir di Singaraja, Buleleng, pada 3 April 1971 akan menggantikan Mayjen TNI Piek Budyakto  sebagai Pangdam IX/Udayana


Bali, wartaglobalbali.id – Kamis 8/10/2026, Kursi kepemimpinan Komando Daerah Militer (Kodam) IX/Udayana resmi mengalami pergantian. Mayjen TNI Piek Budyakto digantikan oleh Mayjen TNI Putra Widiastawa sebagai Pangdam IX/Udayana. Sementara itu, Mayjen TNI Piek Budyakto mendapatkan penugasan baru sebagai Pangdam V/Brawijaya.

Pergantian ini merupakan bagian dari rotasi jabatan Pangdam di 11 Kodam jajaran TNI Angkatan Darat. Sebelumnya, Mayjen TNI Piek Budyakto sendiri baru menggantikan Mayjen TNI Muhammad Zamroni sebagai Pangdam IX/Udayana pada Maret 2025.

Profil Singkat Mayjen TNI Putra Widiastawa

Berdasarkan informasi yang dihimpun NusaBali, Mayjen TNI Putra Widiastawa lahir di Singaraja, Buleleng, pada 3 April 1971. Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1995 dari kecabangan Infanteri. Pria yang akrab disapa Putra ini banyak menghabiskan perjalanan kariernya di lingkungan Korps Baret Merah atau Kopassus.

Sebelum dipercaya menjabat sebagai Pangdam IX/Udayana, Putra menjabat sebagai Inspektur Kopassus sejak Agustus 2025. Ia kemudian mendapatkan kenaikan pangkat menjadi Mayor Jenderal (Mayjen) TNI pada 30 September 2026.

Rekam Jejak Karier Militer

Mengawali karier di lingkungan Kopassus, Putra pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di Grup 2 Kopassus, di antaranya Danton, Dank, dan Pasi Intelops Denma Grup 2 Kopassus. Setelah itu, ia mendapatkan penugasan di sejumlah satuan TNI AD lainnya, yakni Pgs. Wadanyonif 600/Raider hingga Wadanyonif 600/Raider, Kasdim 0906/Tenggarong, Kasi Ops Divif 1 Kostrad, serta Danyonif Linud 328/Dirgahayu.

Pada 2013, Mayjen Putra dipercaya menjadi Dandim 0911/Nunukan. Jabatan tersebut dijalaninya di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. Setelah itu, ia dipercaya sebagai Waasops Kasdivif 1 Kostrad dan Danbrigif 22/Ota Manasa pada 2015.

Nama Putra juga pernah mencuat saat dipercaya menjadi Komandan Upacara Penaikan Bendera dalam peringatan HUT ke-71 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, 17 Agustus 2016. Ketika itu, pangkatnya masih Kolonel Infanteri dan menjabat Danbrigif 22/Ota Manasa Kodam VII/Wirabuana.

Setelah itu, karier Putra terus berlanjut. Ia diangkat menjadi Asops Kasdam XIII/Merdeka pada 2017, Wadan Rindam XIII/Merdeka pada 2018, serta Perwira Liaison Officer (LO) BNPB dan Paban II/Orstra Sops TNI pada 2019.

Putra kemudian diangkat menjadi Kapusdalops TNI pada 2022 dan menjabat hingga 2024. Setelah itu, ia menjabat Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) sebelum kembali ke lingkungan Kopassus sebagai Inspektur Kopassus.

Menunggu Informasi Resmi Mabes TNI

Terkait rencana pergantian tersebut, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution mengatakan, pihaknya masih menunggu informasi resmi dari Mabes TNI.

"Sampai saat ini juga belum ada jadwal ataupun kegiatan acara serah terima. Kalau memang beliau sudah dipanggil untuk merapat ke Jakarta untuk melaksanakan acara serah terima, nanti kami infokan," ujar Amrizal saat dikonfirmasi, Rabu (7/10/2026) malam.

Rotasi jabatan ini menjadi perhatian publik, terutama di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, mengingat Kodam IX/Udayana memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan di kawasan tersebut. (MCB) 
Memuat konten...