TNI-Polri Solid di Bali, Potongan Tumpeng Kapolda Jadi Simbol Persaudaraan Dua Pilar Negara - Warta Global Bali

Mobile Menu

Klik

Raning Taxt Berita

Memuat berita...

More News

logoblog

TNI-Polri Solid di Bali, Potongan Tumpeng Kapolda Jadi Simbol Persaudaraan Dua Pilar Negara

Sunday, 4 October 2026


Poto Istimewa 

DENPASAR Bali, WartaGlobal.Id — Soliditas TNI dan Polri bukan sekadar slogan di atas podium. Di Bali, pesan itu kembali diperlihatkan melalui sebuah tradisi sederhana namun sarat makna: potongan tumpeng.

Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., menghadiri puncak peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang berlangsung di Makorem 163/Wira Satya, Denpasar, Senin (5/10/2026).

Kehadiran jajaran Polda Bali dalam momentum tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus apresiasi terhadap pengabdian TNI dalam menjaga kedaulatan negara. Lebih dari itu, pertemuan tersebut memperlihatkan bagaimana dua institusi negara dapat membangun ruang kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Bali.

Suasana semakin hangat ketika prosesi pemotongan tumpeng berlangsung.

Kapolda Bali secara khusus menyerahkan potongan tumpeng pertama kepada Danrem 163/Wira Satya. Tradisi tersebut menjadi simbol penghormatan, persaudaraan, sekaligus pesan bahwa soliditas institusional tidak selalu harus ditunjukkan melalui seremoni besar. Kadang, sebuah potongan tumpeng justru berbicara lebih banyak.

Bukan Sekadar Seremonial

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol. Daniel Adityajaya menyampaikan ucapan selamat HUT ke-81 TNI sekaligus menegaskan komitmen Polda Bali untuk terus memperkuat sinergitas dengan TNI.

“Selamat Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia. Semoga TNI semakin profesional, dicintai rakyat, dan senantiasa menjadi pilar utama dalam menjaga kedaulatan NKRI. Polda Bali siap terus memperkuat sinergitas dan kolaborasi bersama TNI demi menjaga keamanan bumi Dewata.”

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa hubungan TNI dan Polri tidak berhenti pada agenda seremonial. Di lapangan, kedua institusi memiliki ruang kerja yang bersinggungan dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban masyarakat, serta menghadapi berbagai dinamika sosial yang berkembang.

TNI menjaga kedaulatan. Polri menjaga keamanan dan ketertiban. Tetapi keduanya bertemu pada satu kepentingan: kepentingan negara dan masyarakat.

Karena itu, soliditas TNI-Polri menjadi modal penting dalam memastikan Bali tetap aman, kondusif, dan mampu menghadapi berbagai tantangan keamanan.

Ketika Seragam Berbeda, Kepentingan Negara Tetap Sama

Jajaran Korem 163/Wira Satya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Kapolda Bali beserta jajaran Polda Bali dalam peringatan HUT TNI tersebut.

Acara berlangsung khidmat dan penuh suasana kekeluargaan, kemudian ditutup dengan ramah tamah bersama para undangan.

Momentum HUT TNI ke-81 di Makorem 163/Wira Satya akhirnya meninggalkan satu pesan sederhana: perbedaan seragam bukan alasan untuk berbeda dalam menjaga Indonesia.

Di Bali, potongan tumpeng itu menjadi simbol bahwa ketika TNI dan Polri berdiri dalam satu kepentingan kebangsaan, yang harus berada di tengah bukan ego institusi, melainkan kepentingan rakyat dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

WartaGlobal Soroti!
Sinergitas bukan sekadar kata. Ia harus terlihat dalam sikap, kerja, dan pengabdian.

Memuat konten...