
DENPASAR, WartaGlobalBali.Id – Suasana penuh gelora dan tekad baja mewarnai pelepasan resmi kontingen Hockey U-15 Bali, Kamis (29/1/2026) siang. Tim yang dijuluki "Ksatria Muda" ini resmi bertolak menuju Surabaya untuk mengadu nyali di Hockey Six-a-Side Tournament 2026, sebuah ajang nasional bergengsi yang diikuti oleh tim-tim terbaik se-Indonesia.
Acara pelepasan yang digelar di Denpasar ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah ritual pemberangkatan penuh makna. Kontingen dilepas dengan misi jelas: mengibarkan panji kebanggaan Bali setinggi-tingginya dan merebut gelar juara.
Dihadiri Pimpinan dan Dukungan Penuh
Prosesi pelepasan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Federasi Hockey Indonesia (FHI) Provinsi Bali, Jro Widiarta, ST., yang mewakili Ketua Umum FHI Bali, Dr. dr. Anak Agung Ngurah Jaya Kusuma, SpOG, Subsp.Kfm, MARS. Kehadirannya menandakan perhatian dan dukungan penuh dari induk organisasi.
Turut hadir memberikan semangat, Sekretaris Umum FHI Bali, Nana Satriana, beserta segenap jajaran pengurus inti lainnya. Kehadiran para petinggi ini mempertegas komitmen FHI Bali dalam mendukung perkembangan dan prestasi atlet muda.
Susunan Kontingen "Ksatria Muda" Bali:
*Manager Tim: Arlles
*Pelatih: Nyoman Suratni
*Official: Dave
*Atlet: Tim U-15 Bali (nama atlet tidak disebutkan dalam rilis)
Rombongan tim dijadwalkan berangkat menuju Surabaya pada hari yang sama, Kamis, 29 Januari 2026, pukul 15.00 WITA, guna beradaptasi dengan kondisi sebelum turnamen bergulir.
Orasi Pembakar Semangat: "Kalian adalah Duta Pulau Dewata!"
Dalam sambutannya yang penuh energi, Jro Widiarta, yang akrab disapa Jro Widhi, membakar motivasi para atlet muda. Ia menegaskan bahwa mereka tidak hanya membawa peralatan olahraga, tetapi juga mengemban harapan, doa, dan nama besar Bali.

"Kalian bukan sekadar membawa tongkat hockey, kalian membawa harapan, doa, dan nama besar Bali di pundak kalian! Setiap serangan, setiap pertahanan, adalah representasi dari harga diri dan semangat kita," tegas Jro Widhi dengan penuh keyakinan.
Ia juga mengingatkan para atlet untuk selalu menunjukkan karakter ksatria Bali yang sesungguhnya di lapangan. "Masuklah ke lapangan dengan kepala tegak. Tunjukkan karakter Ksatria Bali yang pantang menyerah, pantang mundur sebelum peluit akhir berbunyi. Bermainlah dengan keras, tapi jaga sportivitas tertinggi."
Strategi Hadapi Turnamen: Fisik, Mental, dan Iklim
Menghadapi format six-a-side (enam pemain) yang terkenal dengan tempo permainan sangat cepat dan menguras tenaga, Jro Widhi memberikan wejangan khusus. Ia mengingatkan anak asuhannya untuk menjaga stamina dan konsentrasi secara ekstra.
"Turnamen ini menuntut kecepatan kilat dan ketangguhan fisik. Kami tahu atmosfer persaingan di Surabaya akan sangat panas, baik secara kompetitif maupun cuaca. Teknik hebat kalian harus diimbangi dengan mentalitas baja dan fisik yang prima. Jaga pola makan, istirahat, dan fokus," pesannya.
Target yang Jelas: Juara!
FHI Bali menetapkan target yang tegas dan tanpa kompromi untuk kontingen ini: menjadi juara. Persiapan intensif dan pelatihan yang telah dijalani dianggap sebagai modal yang cukup untuk bersaing dengan tim-tim tangguh dari daerah lain.
"Datanglah bukan untuk sekadar meramaikan, tapi datanglah untuk menang! Rebut juara dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Kami di sini, segenap keluarga hockey Bali, menanti kabar kemenangan kalian," tutup Jro Widhi.
Orasi penuh motivasi tersebut langsung disambut dengan yel-yel keras dan penuh semangat dari seluruh kontingen dan pendukung: "Hockey Bali... Juara!
Dengan spirit ksatria yang membara dan dukungan penuh dari tanah kelahiran, Kontingen Hockey U-15 Bali kini telah melangkah untuk menulis sejarah baru dan memperjuangkan kejayaan nama Bali di panggung nasional. Seluruh mata kini tertuju pada performa "Ksatria Muda" Bali di Surabaya. (MCB)
KALI DIBACA

