SIAGA SUPER FLU DI BALI! 126 Diduga Terjangkit, Dua Positif Terkonfirmasi - Dinkes: “Jangan Panik, Tapi Waspada Seperti Padamkan Kebakaran!” - Warta Global Bali

Mobile Menu

Top Ads

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

Pendaftaran Jurnalis

Klik

Berita Update Terbaru

logoblog

SIAGA SUPER FLU DI BALI! 126 Diduga Terjangkit, Dua Positif Terkonfirmasi - Dinkes: “Jangan Panik, Tapi Waspada Seperti Padamkan Kebakaran!”

Tuesday, 13 January 2026


Denpasar, Wartaglobalbali.id, 14 Januari 2026, Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) secara resmi mengonfirmasi temuan dua kasus positif virus influenza A subtipe H3N2 subklad K, yang kerap disebut publik sebagai “Super Flu”, pada dua warga Bali sepanjang 2025. Temuan ini terungkap setelah pemantauan intensif yang mencatat 126 orang sebagai suspek atau diduga terinfeksi dalam kurun waktu setahun terakhir, memicu peningkatan kewaspadaan meski otoritas kesehatan meminta masyarakat untuk tidak panik.

Berdasarkan data yang dirilis Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Bali, dr. I Gusti Ayu Raka Susanti, dari total 126 sampel yang dikirim ke laboratorium Kementerian Kesehatan sepanjang 2025, dua dinyatakan positif, lima negatif, dan sebagian besar sisanya masih menunggu hasil pemeriksaan.

“Dari 126 sampel yang kami kirim, dua positif Super Flu. Sisanya masih menunggu hasil,” jelas Raka Susanti dalam konferensi pers, Selasa (13/1/2026).

Profil Kasus Positif dan Penelusuran Epidemiologi

Kedua kasus positif tersebut merupakan pasien laki-laki berusia 40-50 tahun yang pernah dirawat pada Oktober 2025. Hasil laboratorium yang baru diterima awal Januari 2026 ini mengonfirmasi status mereka. Menariknya, kedua pasien tidak saling mengenal dan tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri dalam waktu dekat, mengindikasikan kemungkinan penularan lokal.

“Kedua pasien tersebut telah sembuh total dan kini dapat kembali beraktivitas normal,” tambah Raka Susanti. Hasil surveilans dan penelusuran kontak yang dilakukan Tim Dinkes juga memberikan kabar baik: tidak ditemukan adanya penularan lanjutan di lingkungan sekitar tempat tinggal kedua pasien. Hal ini meredakan kekhawatiran akan potensi klaster baru.

Bukan Virus Baru, Tapi Kewaspadaan Tetap Diperlukan

Dinkes Bali menegaskan bahwa istilah “Super Flu” yang beredar merujuk pada virus influenza musiman H3N2 varian tertent, bukan penyakit baru seperti COVID-19. Virus ini telah beredar secara global, termasuk di Indonesia.

Meski demikian, masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengenali gejalanya, yaitu demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan sesak napas.

“Kami bergerak cepat. Prinsipnya, seperti kebakaran gedung—jangan sampai menyebar ke ruangan lain. Kami mencegah potensi penularan sedini mungkin,” tegas Raka Susanti dengan analogi yang gamblang.

Kesiapsiagaan Layanan Kesehatan

Sebagai langkah antisipatif dan penguatan sistem deteksi dini, Dinkes Bali telah menyiapkan RSUD Wangaya Denpasar dan Puskesmas I Denpasar Selatan sebagai pusat layanan Sentinel ILI (Influenza Like Illness) dan SARI (Severe Acute Respiratory Infection). Fasilitas ini dilengkapi dengan ruang isolasi khusus untuk menangani pasien dengan gejala gangguan pernapasan berat, guna mencegah penularan di dalam fasilitas kesehatan.

Pertanyaan Publik Menanti Jawaban

Dengan puluhan sampel suspek lainnya yang masih menunggu hasil laboratorium, muncul pertanyaan besar di masyarakat: Apakah dua kasus positif ini hanyalah kasus sporadis yang terisolasi, ataukah ini merupakan sinyal awal dari peningkatan ancaman flu berat di Pulau Dewata?

Dinkes Bali mengimbau masyarakat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menutup mulut dan hidung saat batuk/bersin, sering mencuci tangan, menggunakan masker jika sakit, dan segera berobat ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala. Vaksinasi influenza tahunan juga dianjurkan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan penderita penyakit kronis.

Pemantauan ketat dan transparansi informasi terus dilakukan untuk memastikan situasi tetap terkendali. Pesan utama tetap sama: Waspada, siaga, tetapi jangan panik. (MCB)

#SuperFlu #H3N2Bali #KesehatanBali #DinkesBali #WaspadaTanpaPanik #Influenza #UpdateKesehatan #BaliAman #FluMusiman #SiagaDaruratKesehatan

KALI DIBACA