Tabanan, wartaglobali.id – Rabu 11/3/2026, Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan menyelimuti Kirana Restaurant & Garden yang berlokasi di Jalan Raya Kutuh, Samsam, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, pada hari ini. Di tengah suasana restoran yang asri dan hijau, sebuah acara mulia digelar untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim.
Acara yang digagas oleh pasangan dermawan, Haji Mansyur Pasaribu dan istri tercinta, Hajjah Muji Eryanti, ini bertujuan untuk memberikan santunan serta bingkisan kepada 20 orang anak yatim yang berada di wilayah Tabanan dan sekitarnya. Kehadiran para undangan dan anak-anak yatim menciptakan suasana silaturahmi yang kental di restoran yang terkenal dengan pemandangan alamnya yang menyejukkan tersebut.
Sambutan Penuh Haru dari Haji Mansyur Pasaribu
Dalam sambutannya di hadapan para hadirin, Haji Mansyur Pasaribu tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan bahagianya. Di hadapan para tamu, ia secara khusus menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada sang istri, Hajjah Muji Eryanti. Ia mengibaratkan peran istrinya sebagai "Menteri Keuangan" yang baik dalam keluarganya.
"Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada istri saya, Hajjah Muji Eryanti. Atas dukungannya, doanya, dan pengelolaannya yang baik, beliau lah yang telah membawa saya hingga bisa berada di posisi saat ini dan dapat berbagi dengan adik-adik kita semua," ujar Haji Mansyur dengan penuh kehangatan.
Lebih lanjut, pria yang dikenal dermawan ini menekankan pentingnya berbagi dan bersedekah, terlebih di bulan-bulan yang penuh berkah. Ia mengajak semua yang hadir untuk tidak ragu menyisihkan sebagian harta untuk disumbangkan kepada orang lain, terutama kepada anak-anak yatim yang membutuhkan.
"Kita harus selalu menyisihkan sebagian rezeki kita untuk berbagi. Jangan pernah merasa rugi, karena doa dari adik-adik kita yang yatim ini sangatlah istimewa dan mustajab. Keberkahan hidup salah satunya datang dari sedekah yang kita keluarkan dengan ikhlas," tambahnya.
Haji Mansyur juga mengungkapkan kebahagiaannya bisa berkumpul di Kirana Restaurant & Garden. Ia berharap tempat yang asri ini tidak hanya menjadi tempat bersantap, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, khususnya bagi masyarakat Tabanan dan sekitarnya.
Doa dan Tausiyah yang Menyejukkan Hati
Suasana kian khidmat ketika KH Abdul Azis, pengasuh Pondok Pesantren Bumi Barokah, Genteng Banyuwangi, memimpin doa bersama. Doa dipanjatkan untuk kebaikan para donatur, keluarga, serta khususnya untuk kebahagiaan dan masa depan gemilang bagi anak-anak yatim yang hadir.
Acara kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustad Torichan. Dalam tausiyahnya, Ustad Torichan menyampaikan empat golongan orang yang dicintai oleh surga, yang menjadi pelajaran berharga bagi seluruh jamaah yang hadir.
"Orang yang dicintai surga itu ada empat cirinya. Pertama, orang yang sering membaca Al-Quran. Kedua, orang yang menjaga lisannya dari ghibah atau membicarakan keburukan orang lain. Ketiga, orang yang memberi makan kepada sesama yang sedang kelaparan. Dan keempat, orang yang berpuasa di bulan Ramadhan," papar Ustad Torichan yang disimak dengan seksama oleh para tamu undangan.
Hadir pula dalam acara tersebut Ketua Tanfidziyah, H. Ali Mahfud Aang Kunaefi, yang turut memberikan dukungan dan apresiasi atas kegiatan sosial yang digelar oleh pasangan Haji Mansyur Pasaribu dan Hajjah Muji Eryanti.
Penyerahan Santunan Secara Simbolis
Puncak acara ditandai dengan penyerahan santunan dan bingkisan secara simbolis. Total 20 anak yatim menerima donasi berupa uang tunai dan bingkisan menarik yang dibagikan langsung oleh pasangan suami istri Haji Mansyur Pasaribu dan Ibu Hajjah Muji Eryanti.
Wajah-wajah ceria dan senyum bahagia terpancar dari para anak yatim saat menerima santunan. Acara yang dikemas sederhana namun penuh makna ini diharapkan dapat meringankan beban serta membawa keceriaan bagi anak-anak yatim di Bulan Suci ini, sekaligus memperkuat tali persaudaraan antar sesama umat Muslim di Tabanan. (MCB)
KALI DIBACA

