Denpasar, wartaglobalbali.id – Hayo ngaku, siapa di sini yang masih punya kebiasaan parkir motor ala kadarnya, tinggal turun, matiin mesin, terus langsung melenggang pergi tanpa mengunci stang? Selamat! Anda baru saja masuk daftar "donatur favorit" para maling. Gak percaya? Tanya sama 6 pemuda asal NTT ini.
Satreskrim Polresta Denpasar baru saja menuntaskan babak baru drama kriminal yang bikin geleng-geleng kepala. Sebanyak 6 komplotan maling spesialis motor asal Sumba, NTT, berhasil diringkus. Dalam waktu singkat, mereka sudah "menjelajahi" 16 titik di Denpasar dan sekitarnya. Hasilnya? 16 motor raib digondol. Modusnya? Receh banget: cari motor yang gak dikunci stang.
Iya, cuma itu. Gak perlu sotoy pake kunci T, gak perlu keahlian khusus ala film Fast & Furious. Cuma modal jalan santai, lihat motor yang stangnya miring-mring kagak bisa digerakin alias bebas, langsung deh dituntun sayang. Udah gitu aja. Gampang, kan?
"Tuntun Sayang" Jadi Andalan, Polisi: "Ini Borok Pengendara"
Kapolresta Denpasar, Kombespol Leonardo David Simatupang, dengan ekspresi antara kesal dan geli, membeberkan kebodohan sistemik para korban.
"Mereka ini keliling kayak lagi nyari jodoh, tapi yang dicari motor dengan stang bebas. Begitu ketemu, langsung dituntun. Gak perlu repot-repot jebol kunci. Ini semua karena kecerobohan pengendara yang terlalu manja, males ngunci stang," ujar Kombes Leonardo, Kamis (XX/XX/2025).
Para pelaku yang diidentifikasi sebagai EBP, PLR, DSD, RN, DRWBB, dan UN ini mengaku nekat demi biaya hidup. Alibi klasik. Tapi yang bikin miris, dari 12 unit motor yang berhasil disita polisi sebagai barang bukti, hanya 4 unit yang punya laporan polisi! Artinya? Ada 8 motor lainnya yang pemiliknya mungkin masih asyik rebahan, belum sadar kalau motornu sudah jadi komoditas, atau... males ngurus laporan karena takut ketahuan ceroboh? Pilih sendiri deh.
Jejak Kejahatan: Dari Renon, Jimbaran, Nusa Dua, Sampai Dalung
Mereka gak main-main. Komplotan maling manja ini bergerak lintas wilayah. Total ada 16 lokasi kejadian yang menjadi korban kegalakan mereka:
· Renon (4 TKP)
· Jimbaran (3 TKP)
· Nusa Dua (2 TKP)
· Dalung (2 TKP)
· & sisanya tersebar di beberapa titik lain di Denpasar.
Bayangkan, motor-motor yang gak dikunci stang itu seperti sedang memplesetin "silakan bawa pulang". Dan komplotan ini dengan senang hati mengiyakan.
PESAN PEDAS POLISI: STOP JADI DULUAN MALING!
"Kami tangkap, tapi kalau masyarakatnya gak sadar, kejadian ini akan terulang terus. Kunci ganda itu murah, malas itu mahal. Jangan sampai kecerobohan Anda jadi rejeki nomplok buat maling," tegas Kombes Leonardo setengah sewot.
Jadi, daripada sibuk pasang Google Review bintang satu buat polisi karena motor hilang, mending mulai sekarang biasakan:
1. Kunci stang MOTOR ANDA. Gak pake lama, cuma puter kunci ke kiri.
2. Pasang kunci ganda atau gembok cakram.
3. Parkir di tempat yang terpantau kamera atau satpam. Minimal jangan di pinggir jalan gelap sepi.
INFO PENTING UNTUK KORBAN YANG BARU SADAR:
Buat kalian yang merasa motormu hilang akhir-akhir ini dan belum lapor, jangan diem aja. Motor Anda mungkin salah satu dari 8 unit yang masih nangkring di Polresta Denpasar tanpa pemilik yang jelas.
Silakan datang ke Polresta Denpasar dengan membawa BPKB dan STNK asli. Jangan sampai motor Anda malah "diadopsi" negara atau dilelang karena gak ada yang ngaku. Malu-maluin aja, masa motor hilang gak lapor-lapor?
(MCB)
KALI DIBACA

