
Denpasar, 6 April 2026 , WartaGlobal. Id
Polda Bali melalui Bidang Humas (Bidhumas) mengalokasikan anggaran DIPA Tahun Anggaran (TA) 2026 sebesar total Rp 2,09 miliar untuk mendukung operasional humas, penanganan opini publik, dan sosialisasi kamtibmas. Rinciannya mencakup Subbag Renmin Rp 606.177.000, Subbid Mulmed Rp 421.676.000, Subbid Penmas Rp 721.149.000, dan Subbid Pid Rp 341.590.000.
Hal tersebut tercantum diruang Publik di cantumkan di ruangan terbuka humas Polda bali.
Alokasi ini dirancang untuk memperkuat peran humas Polri di era digital, termasuk penguatan patroli siber, produksi konten kreatif, dan interaksi dengan media serta masyarakat. Dalam dokumen DIPA yang beredar, kegiatan prioritas Subbag Renmin meliputi operator Sirena (Rp 3.600.000), pembuatan meme dan narasi counter opini (Rp 154.100.500), patroli siber di media sosial dan website (Rp 53.301.000), serta analisis patroli siber (Rp 36.500.000). Selain itu, ada penekanan pada produk kreatif seperti video dan selayang pandang (Rp 21.000.000) serta promosi akun resmi Instagram (Rp 36.500.000).
Subbid Penmas menonjol dengan anggaran terbesar Rp 721.149.000, di antaranya sosialisasi kamtibmas melalui billboard dan spanduk (Rp 179.480.000), konferensi pers Polda (Rp 163.920.000), serta media visit dan temu netizen (masing-masing Rp 10.640.000 dan Rp 9.514.000). Kegiatan ini juga mencakup sosialisasi tertib media sosial dengan pelajar (Rp 23.490.000) dan layanan informasi publik seperti cetak majalah (Rp 89.600.000).
Sementara itu, Subbid Mulmed dengan Rp 421.676.000 difokuskan pada peningkatan kemampuan multimedia, termasuk peralatan elektronik (Rp 24.540.000), sewa LED videotron (Rp 45.000.000), dan pembuatan video kinerja Polda Bali (Rp 41.301.000). Subbid Pid menyoroti peningkatan kemampuan fotografi-videografi (Rp 34.545.000) dan coffee morning dengan insan pers (Rp 80.580.000).
Beberapa pos anggaran mencerminkan adaptasi teknologi modern, seperti langganan ChatGPT Plus (Rp 4.180.000), Canva Pro (Rp 769.000), dan CapCut Pro (Rp 2.100.000), serta pemeliharaan website, videotron, dan ranmor (total mencapai ratusan juta rupiah). Selain itu, ada dukungan untuk rakerns humas (Rp 65.565.000), peningkatan kemampuan cyber troops (Rp 14.565.000), dan monitoring media (Rp 100.000).
KALI DIBACA

