Wujud Syukur dan Ikhtiar Membentuk Generasi Saleh, AKBP (Purn) H. Anwar Sasmita S.H., M.H. Gelar Aqiqah Dua Cucu di Denpasar - Warta Global Bali

Mobile Menu

Top Ads

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

Pendaftaran Jurnalis

Klik

Berita Update Terbaru

logoblog

Wujud Syukur dan Ikhtiar Membentuk Generasi Saleh, AKBP (Purn) H. Anwar Sasmita S.H., M.H. Gelar Aqiqah Dua Cucu di Denpasar

Sunday, 2 August 2026
 
Poto Istimewa : Afkan 
DENPASAR – Warta Global.Id.
Rasa syukur atas karunia Allah SWT diwujudkan AKBP (Purn) H. Anwar Sasmita S.H., M.H., dengan menggelar prosesi aqiqah bagi dua cucunya di Yayasan Al Hikmah, Denpasar, Sabtu (1/8/2026).

   Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ungkapan syukur keluarga, tetapi juga sebagai pelaksanaan sunnah muakkadah dalam ajaran Islam. Acara berlangsung khidmat diawali dengan lantunan bacaan ayat suci Alquran oleh bpk H. Johar S.H.I. 

   Shalawat Nabi Muhammad SAW di iringin oleh team Hadrah Al Hikmah Gelogor kemudian dilanjutkan prosesi simbolis pencukuran sebagian rambut kedua bayi yang diaqiqahi sebagai bagian dari rangkaian ibadah aqiqah.

   Dalam sambutannya, AKBP (Purn) H.Anwar Sasmita S.H.,M.H., mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan rezeki dan kesehatan sehingga keluarganya dapat melaksanakan aqiqah untuk kedua cucunya.

   Kedua cucu yang diaqiqahi tersebut adalah putra dari pasangan Bagus Wiguna Prabowo S.H., M. H. dan Puspa yang diberi nama Albiansyah Rakshaka Tri Wiguna, serta putri dari pasangan Irfan Wijaya Ramadhan. S.H. dan Dyah yang diberi nama Zievanya Arzahra Wijaya.

   "Alhamdulillah, ini merupakan bentuk rasa syukur keluarga kami atas amanah yang diberikan Allah SWT. Semoga kedua cucu kami tumbuh menjadi anak yang sehat, berbakti kepada orang tua, serta berguna bagi agama, bangsa, dan negara," ujar AKBP (Purn) H. Anwar Sasmita S.H., M.H., 

   Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan KH. M. Zharkoni. Dalam ceramahnya, ia menjelaskan bahwa setiap anak lahir dalam keadaan fitrah dan suci. Karena itu, orang tua memiliki tanggung jawab besar untuk membimbing serta mendidik anak dengan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai agama agar tumbuh menjadi generasi yang saleh dan salehah.

   Menurutnya, aqiqah bukan sekadar tradisi atau seremoni keluarga, melainkan memiliki makna spiritual yang mendalam sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT sekaligus ungkapan syukur atas kelahiran seorang anak.

   Acara ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan, kesehatan, dan masa depan kedua bayi, sekaligus memohon keberkahan bagi seluruh keluarga yang hadir.
Pelaksanaan aqiqah tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus mengingatkan pentingnya menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini sebagai fondasi dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia.

Afkan.

KALI DIBACA