Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram "Air Mineral Premium" Versi Jahat: Luka Bakar 24%, Motifnya Masih Misteri Seperti Harga Tanah di Kuta! - Warta Global Bali

Mobile Menu

Top Ads

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

Pendaftaran Jurnalis

Klik

Berita Update Terbaru

logoblog

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram "Air Mineral Premium" Versi Jahat: Luka Bakar 24%, Motifnya Masih Misteri Seperti Harga Tanah di Kuta!

Saturday, 14 March 2026
Foto : Pimred Warta Global Bali Rm Benny menganalisis peristiwa Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Kontras Andrie Yunus 
Edisi Spesial: Berita yang Bikin Panas, Tapi Bukan Karena Cuaca Bali
Minggu, 15 Maret 2026

Jakarta – Bali, wartaglobalbali.id – Kalau biasanya di Bali kita siram air suci buat tolak bala, malam Kamis, 12 Maret 2026, seorang aktivis hak asasi manusia malah disiram "air spesial" yang bikin kulit langsung party bakar-bakar. Korban? Andrie Yunus, Wakil Koordinator KontraS – organisasi yang hobi bikin pusing aparat dengan laporan hilang orang dan kekerasan negara.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 23:37 WIB di kawasan Salemba, Jakarta Pusat. Andrie baru selesai rekam podcast bertema "Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia" di kantor YLBHI – topik yang katanya lagi sensitif banget akhir-akhir ini. Pulang naik motor, eh tiba-tiba dua cowok misterius berboncengan motor matic (diduga Honda Beat, model yang lagi hits buat kabur cepat) nyamperin dari arah berlawanan.

Tanpa basa-basi salam atau minta tolong isi bensin, salah satunya langsung nyiram cairan kimia ke arah Andrie. Korban langsung jerit kesakitan, motor jatuh, dan langsung dilarikan ke RSCM. Diagnosis dokter: luka bakar kimiawi 24% di area wajah, mata, dada, serta kedua tangan. Mata korban rusak parah, operasi sudah dilakukan. Kalau ini bukan percobaan pembunuhan, berarti paling tidak percobaan bikin orang ganti profesi jadi model iklan skincare "sebelum-sesudah" versi horor.

KontraS langsung ngamuk (dalam arti sopan dan legal tentunya). Koordinator Badan Pekerja Dimas Bagus Arya bilang ini serangan pengecut yang jelas-jelas upaya membungkam suara kritis. Novel Baswedan – yang pernah jadi korban serupa – langsung komentar: "Ini percobaan pembunuhan!" Wah, kalau dua aktivis HAM sama-sama dapat "paket air keras", kayaknya ada yang lagi promo bundling nih.

Polisi Polda Metro Jaya bilang sedang selidiki mati-matian. Ada rekaman CCTV yang viral: pelaku berboncengan, nyiram, kabur. Kabid Humas Kombes Budi Hermanto bilang korban masih dirawat, dan tim sedang dalami motif. Dugaan sementara? Bukan perampokan, karena HP dan dompet aman. Jadi, ini murni "pesan cinta" dari yang nggak suka dikritik.

Dari Bali yang lagi santai nikmatin sunset, redaksi Warta Global Bali cuma bisa bilang:

Andrie, cepat sembuh ya, bro. Kulitmu kuat, semangatmu lebih kuat lagi!

Buat pelaku: Kalau mau protes, mending kirim email atau bikin meme aja. Air keras itu mahal, sayang duitnya buat beli bensin kabur.

Dan buat semua: Kalau demokrasi lagi panas, jangan tambah panas pake bahan kimia ya. Pakai argumen aja, lebih murah dan nggak bikin RS penuh.

Polisi diminta usut tuntas, DPR Komisi III sudah gerah, koalisi masyarakat sipil teriak "usut sampai ke akarnya". Kita tunggu saja endingnya – semoga bukan plot twist ala sinetron.

Warta Global Bali – Berita yang Jujur, Kadang Sarkas, Selalu Bali Banget.
Tetap waspada, jangan lupa pakai tabir surya... dan jangan percaya orang asing bawa botol misterius malam-malam! (MCB)

#AndrieYunus #KontraS #AirKeras #HAMIndonesia #WartaGlobalBali

KALI DIBACA