
BANJARMASIN, wartaglobalbali.id – Kabar duka sekaligus kepanikan menyelimuti dunia pelayaran nasional. Kapal Virgo Transport 8 yang mengangkut 240 orang dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa, Provinsi Kalimantan Selatan. Insiden ini memicu operasi pencarian dan pertolongan (SAR) besar-besaran yang langsung dikerahkan oleh Kantor SAR Banjarmasin.
Informasi awal yang diterima redaksi menyebutkan, laporan pertama kali masuk pada pukul 04.10 wita, waktu setempat dari Bapak Yoel Rihi, General Manager PT Virgo, selaku operator kapal. Hingga berita ini diturunkan, nasib 240 penumpang dan awak kapal (POB) masih dalam status Distress Person (DP) atau hilang. Belum ada satu pun korban yang ditemukan dalam kondisi selamat maupun meninggal dunia.
Lokasi Jauh di Laut Jawa
Berdasarkan data koordinat yang dihimpun, lokasi terakhir kapal (LKP) berada di titik 4°31'51.82"S 114° 2'6.88"E dengan arah heading 203.94°. Titik ini berjarak sekitar 80 Nautical Mile (NM) dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin. Dengan menggunakan estimasi Google Earth, jarak tersebut membutuhkan waktu tempuh kurang lebih 5 jam perjalanan laut.
Kronologi: Dihantam Cuaca Buruk Sebelum Senyap
Berdasarkan laporan kronologi yang diterima, Kapal Virgo Transport 8 berlayar dengan rute Surabaya – Banjarmasin. Insiden bermula ketika kapal dilaporkan menghadapi cuaca buruk di tengah perjalanan. Setelah komunikasi terakhir yang menyebutkan kondisi cuaca ekstrem tersebut, kapal tiba-tiba hilang kontak. Pihak manajemen PT Virgo yang tidak dapat menghubungi kapal akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Kantor SAR Banjarmasin guna mendapatkan bantuan pencarian dan pertolongan.
Gerak Cepat Tim SAR
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Banjarmasin bergerak cepat. Pada pukul 04.30 H, satu tim rescue yang terdiri dari 6 personel diterjunkan. Tim ini menggunakan Rescue Car D-Max menuju Dermaga SAR Basirih, kemudian melanjutkan perjalanan menuju LKP menggunakan Kapal Negara (KN) SAR Laksmana 241.
"Estimasi perjalanan menuju lokasi adalah 5 jam. Tim diperkirakan tiba di LKP pada pukul 09.30 H," ujar sumber resmi dari Kantor SAR Banjarmasin dalam laporannya.
Alutsista Lengkap Dikerahkan
Untuk mendukung operasi kemanusiaan ini, sejumlah Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) dan Peralatan SAR (Palsar) telah disiapkan. Selain KN SAR Laksmana 241 dan Rescue Car D-Max, tim juga membawa peralatan Water Rescue, 2 set peralatan selam, 1 set alat komunikasi (Alkom), serta teknologi komunikasi satelit Starlink untuk memastikan kelancaran koordinasi di tengah laut.
Cuaca Cerah, Hambatan Nihil
Meskipun kejadian berawal dari laporan cuaca buruk, kondisi terkini di lokasi operasi dilaporkan relatif mendukung. Laporan cuaca terkini menyebutkan kondisi cerah. Faktor penghambat operasi SAR juga dilaporkan nihil, sehingga tim dapat fokus melakukan penyisiran di sekitar koordinat yang diduga menjadi lokasi hilangnya kapal.
Hingga laporan ini disampaikan, tim SAR gabungan terus berupaya maksimal mencari keberadaan Kapal Virgo Transport 8 beserta 240 orang di dalamnya. Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. (MCB)

.jpg)