Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya; Parade of Nations IAWP 2026 Semarakkan Renon, Polwan Dunia Tampilkan Persahabatan dan Kepemimpinan Global - Warta Global Bali

Mobile Menu

Klik

Raning Taxt Berita

Memuat berita...

More News

logoblog

Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya; Parade of Nations IAWP 2026 Semarakkan Renon, Polwan Dunia Tampilkan Persahabatan dan Kepemimpinan Global

Sunday, 20 September 2026


Poto KapoldaBaliKapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya,

DENPASAR Bali — wartaGlobal.Id

Kawasan Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Bali, berubah menjadi panggung persahabatan kepolisian internasional saat ratusan polisi wanita (Polwan) dari berbagai negara mengikuti Parade of Nations dalam rangkaian The International Association of Women Police (IAWP) 2026, Minggu (20/9/2026).

Para delegasi tampil dalam seragam kepolisian masing-masing sembari membawa bendera nasional. Defile yang diiringi marching band tersebut berlangsung semarak dan menjadi perhatian masyarakat yang berada di sepanjang jalur parade.

Parade tersebut dilepas secara bersama oleh Gubernur Bali dan Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, bersama jajaran terkait. Kehadiran pimpinan daerah dan kepolisian menunjukkan dukungan terhadap penyelenggaraan forum kepolisian wanita internasional yang tahun ini berlangsung di Bali.

Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya menyebut Parade of Nations menjadi ruang untuk memperkenalkan keberagaman polisi wanita dari berbagai negara sekaligus memperkuat hubungan antarkepolisian.

“Parade of Nation ini memperkenalkan polisi-polisi wanita dunia dengan parade defile, tampilkan seragamnya, menunjukkan juga keakraban, kebersamaan antarpolisi wanita,” ujar Daniel.

Dari Defile ke Diplomasi Budaya

Parade tidak berhenti pada seremoni defile. Para delegasi dari 43 negara juga diperkenalkan dengan kekayaan seni dan budaya Bali.

Pertunjukan kesenian tradisional menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Salah satu yang mendapat perhatian adalah Genjek dari Karangasem. Sejumlah delegasi terlihat antusias mengikuti irama dan bahkan turut menari bersama.

Momen tersebut memperlihatkan bahwa forum internasional kepolisian tidak hanya berlangsung dalam ruang konferensi. Interaksi budaya menjadi bagian penting dari proses membangun komunikasi, saling mengenal, dan mempererat hubungan antarpersonel kepolisian dari berbagai negara.

Bagi Bali, kehadiran delegasi internasional juga menjadi ruang memperkenalkan identitas budaya daerah kepada komunitas kepolisian global.

IAWP 2026 dan Kepemimpinan Perempuan

IAWP 2026 mengangkat tema “Women Leading Global Change” dan berlangsung di kawasan Nusa Dua, Kabupaten Badung, hingga 24 September 2026.

Sebanyak 464 delegasi dari 43 negara mengikuti rangkaian agenda tersebut.

Forum internasional ini menjadi ruang pertukaran pengalaman dan pembahasan mengenai sejumlah isu kepolisian, antara lain perkembangan teknologi, kepemimpinan perempuan, peningkatan kapasitas, serta jejaring dan kerja sama antarpolisi wanita di tingkat global.

Tema tersebut menempatkan perempuan dalam kepolisian bukan sekadar sebagai representasi jumlah personel, tetapi sebagai bagian dari kepemimpinan dan perubahan dalam institusi penegakan hukum.

Indonesia Tuan Rumah Setelah Tertunda Pandemi

Presiden IAWP Julia Jaeger menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan IAWP 2026 di Bali. Ia menilai persiapan yang dilakukan Polri dalam menyambut para delegasi telah memberikan kesan positif.

Indonesia sebelumnya dijadwalkan menjadi tuan rumah IAWP pada 2021. Namun, penyelenggaraan tersebut tertunda akibat pandemi COVID-19.

“Kami terkesan dengan polisi wanita Polri yang sudah menyambut kami dengan baik dan bekerja keras mempersiapkan pertemuan ini,” tutur Julia di sela-sela pembukaan IAWP 2026 di Nusa Dua.

Penyelenggaraan IAWP 2026 di Bali dengan demikian tidak hanya menjadi agenda pertemuan kepolisian internasional. Kehadiran delegasi dari puluhan negara membawa pesan yang lebih luas mengenai jejaring profesional, kepemimpinan perempuan, pertukaran pengalaman, dan hubungan antarkepolisian lintas negara.

Catatan Jurnalis

Parade of Nations di Renon menjadi gambaran nyata bahwa kepolisian modern bekerja dalam ruang yang semakin terhubung secara global. Seragam dan bendera yang berbeda berdiri dalam satu barisan, sementara budaya menjadi jembatan komunikasi.

Di balik kemeriahan parade, terdapat agenda yang lebih substantif: bagaimana pengalaman, kapasitas, dan kepemimpinan polisi wanita dari berbagai negara dapat dipertukarkan untuk menjawab tantangan kepolisian yang terus berkembang.

Bali menjadi tuan rumah. Renon menjadi panggungnya. Namun pesan yang dibawa para delegasi melampaui batas geografis: perempuan dalam kepolisian memiliki ruang untuk memimpin, berkolaborasi, dan berkontribusi dalam perubahan global.

Adit — Reporter

Memuat konten...